Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK (TAK) STIMULASI PERSEPSI: TEBAK GAMBAR TERHADAP PENINGKATAN DAYA INGAT DAN KONSENTRASI LANSIA DI UPTD PERLINDUNGAN SOSIAL PROVINSI BANTEN Muhamad Muchyiddin Abdul Qodir; Rina Puspita Sari; Eka Meilindasari; Putri Anggun Pertiwi; Siti Hoerun Nupus; Putri Andini; Nilam Sekar Rahayu; Muhammad Akli Fadilah; Nikhlah Nikhlah
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 9, No 3 (2026): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v9i3.39844

Abstract

Abstrak: Proses penuaan dapat menyebabkan penurunan fungsi kognitif pada lansia yang ditandai dengan gangguan konsentrasi, daya ingat, dan kemampuan verbal. Salah satu upaya stimulasi kognitif yang dapat dilakukan yaitu melalui Terapi Aktivitas Kelompok (TAK) stimulasi persepsi tebak gambar. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan konsentrasi dan psikomotor lansia di Wisma Anggrek UPTD Perlindungan Sosial Provinsi Banten. Metode yang digunakan meliputi dinamika kelompok, diskusi, tanya jawab, dan permainan bola bergulir dengan media gambar. Peserta kegiatan berjumlah 12 lansia. Evaluasi dilakukan menggunakan lembar observasi pre-test dan post-test kemampuan konsentrasi dan psikomotor lansia. Hasil pre-test menunjukkan sebagian besar lansia berada pada kategori cukup sebanyak 58,3%, sedangkan hasil post-test menunjukkan peningkatan pada kategori baik sebanyak 66,7%. Lansia tampak lebih fokus, aktif menjawab pertanyaan, dan mampu mengikuti permainan dengan baik setelah dilakukan intervensi. Terapi Aktivitas Kelompok stimulasi persepsi tebak gambar dapat membantu meningkatkan kemampuan konsentrasi, daya ingat, kemampuan verbal, dan interaksi sosial lansia.Abstract:  he aging process can cause a decline in cognitive function in the elderly, characterized by decreased concentration, memory, and verbal abilities. One of the cognitive stimulation efforts that can be applied is Group Activity Therapy (GAT) using picture guessing stimulation. This activity aimed to improve concentration and psychomotor abilities among elderly residents at Wisma Anggrek UPTD Perlindungan Sosial Provinsi Banten. The methods used included group dynamics, discussion, question and answer sessions, and rolling ball games using picture media. The participants consisted of 12 elderly individuals. Evaluation was conducted using pre-test and post-test observation sheets to assess concentration and psychomotor abilities. The pre-test results showed that most participants were in the moderate category (58.3%), while the post-test results indicated improvement, with most participants categorized as good (66.7%). The elderly participants appeared more focused, active in answering questions, and able to follow the game better after the intervention. Group Activity Therapy using picture guessing stimulation can help improve concentration, memory, verbal ability, and social interaction among the elderly.
Literatur Review: Efektivitas Pemberian Madu terhadap Proses Penyembuhan Ulkus Diabetikum pada Pasien Diabetes Mellitus: Literature Review: Effectiveness of Honey Administration on the Healing Process of Diabetic Ulcers in Patients with Diabetes Mellitus Regina Sekar viola; Eka Meilindasari; Salmma Fariha Hadi; Meynur Rohmah; Kristina Everintia Ngasu
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 9 (2026): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i9.566

Abstract

Pendahuluan: Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah dan berisiko menimbulkan berbagai komplikasi apabila tidak dikendalikan dengan baik. Senam kaki diabetes merupakan salah satu intervensi nonfarmakologis yang sederhana dan dapat membantu pengendalian kadar glukosa darah melalui peningkatan aktivitas otot, sirkulasi perifer, dan pemanfaatan glukosa. Tujuan penelitian untuk menganalisis pengaruh senam kaki diabetes terhadap penurunan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus. Metode: Penelitian dilakukan secara  literature review dengan data sekunder dari artikel ilmiah yang diperoleh melalui Google Scholar, PubMed, DOAJ, dan ResearchGate. Pencarian dilakukan menggunakan kata kunci terkait senam kaki diabetes, kadar gula darah, dan diabetes melitus, dengan rentang publikasi 2021–2026. Sebanyak 79 artikel ditemukan dan setelah proses identifikasi, penyaringan, serta seleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, diperoleh 10 artikel untuk dianalisis. Hasil: Hasil telaah menunjukkan seluruh penelitian yang dianalisis melaporkan penurunan kadar gula darah setelah intervensi. Durasi yang paling banyak digunakan adalah 30 menit per sesi, sedangkan lama intervensi yang paling banyak diterapkan adalah 1 minggu. Penurunan rata-rata kadar gula darah dari sepuluh penelitian sebesar 28,68 mg/dL, dengan penurunan terbesar 54,36 mg/dL dan terendah 7 mg/dL. Kesimpulan: Senam kaki diabetes berpengaruh positif terhadap penurunan kadar gula darah dan dapat dipertimbangkan sebagai intervensi nonfarmakologis pendamping dalam pengelolaan diabetes melitus.