Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital guru sekolah dasar melalui pendekatan deep learning di MI Muhammadiyah Karangrejo, Gresik. Latar belakang kegiatan ini berangkat dari rendahnya pemahaman guru dan siswa terhadap literasi digital serta keterbatasan fasilitas pembelajaran berbasis teknologi. Metode pelaksanaan dilakukan dalam empat tahapan, yaitu analisis kebutuhan mitra, perencanaan program, implementasi pelatihan, dan evaluasi hasil. Analisis kebutuhan dilakukan melalui observasi dan wawancara, dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) untuk menyepakati bentuk kerja sama. Pelatihan dilaksanakan secara interaktif dengan kombinasi penyampaian materi, demonstrasi, praktik langsung, dan konsultasi, serta diakhiri dengan evaluasi melalui pretest dan posttest.Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kompetensi guru. Pengetahuan dalam membuat bahan ajar digital meningkat sebesar 80,56%, sedangkan keterampilan dalam merancang dan menggunakan media pembelajaran digital mencapai 85,52%. Guru juga berhasil menghasilkan produk nyata berupa e-book, video pembelajaran, aplikasi berbasis android, dan instrumen penilaian digital. Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif dalam diskusi, praktik, dan konsultasi, yang menegaskan relevansi program dengan kebutuhan mitra.Secara keseluruhan, kegiatan ini membuktikan bahwa integrasi literasi digital dengan pendekatan deep learning mampu memperkuat kapasitas guru dalam menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21. Program ini tidak hanya meningkatkan kompetensi individu, tetapi juga mendukung terbentuknya ekosistem pendidikan yang inovatif, kolaboratif, dan berkelanjutan, sejalan dengan komitmen Indonesia dalam mencapai tujuan SDGs 4 tentang pendidikan berkualitas