Menurunnya tingkat pengangguran pada usia muda menunjukkan bahwa kesiapan kerja masih menjadi masalah krusial bagi Generasi Z yang baru memasuki dunia kerja. Sejumlah penelitian sebelumnya telah mengeksplorasi pengaruh kemampuan komunikasi dan manajemen waktu terhadap hasil kerja, akan tetapi penelitian yang mengintegrasikan keduanya sebagai variabel independen kesiapan kerja Generasi Z masih sangat terbatas. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh kemampuan komunikasi dan manajemen waktu terhadap kesiapan kerja Generasi Z sebagai calon tenaga kerja. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan survei terhadap 100 responden Generasi Z yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak IBM SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja (t = 4,007; p < 0,05). Demikian pula, manajemen waktu juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja (t = 6,582; p < 0,05). Besarnya koefisien determinasi sebesar 0,696 menunjukkan bahwa kedua variabel independen tersebut mampu menjelaskan 69,6% variasi dalam kesiapan kerja. Temuan ini memperluas kerangka teori Human Capital Theory dan Competency Theory dengan mengidentifikasi kemampuan komunikasi dan manajemen waktu sebagai kompetensi kunci yang mendukung kesiapan kerja Generasi Z. Secara praktis, hasil penelitian ini menegaskan pentingnya bagi institusi pendidikan dan bidang pengembangan sumber daya manusia untuk mengembangkan program penguatan soft skills guna mempersiapkan lulusan yang lebih siap menghadapi dinamika dunia kerja. The declining unemployment rate among young people indicates that work readiness remains a critical issue for Generation Z as they enter the workforce. Previous studies have examined the influence of communication skills and time management on work-related outcomes; however, research integrating both variables as predictors of Generation Z's work readiness remains limited. This study aims to analyze the effects of communication skills and time management on the work readiness of Generation Z as prospective employees. A quantitative approach was employed using a survey of 100 Generation Z respondents selected through purposive sampling. Data were analyzed using multiple linear regression with IBM SPSS software. The results reveal that communication skills have a positive and significant effect on work readiness (t = 4.007; p < 0.05). Likewise, time management also exerts a positive and significant effect on work readiness (t = 6.582; p < 0.05). The coefficient of determination (R²) of 0.696 indicates that these two independent variables explain 69.6% of the variance in work readiness. These findings extend Human Capital Theory and Competency Theory by identifying communication skills and time management as key competencies that enhance Generation Z's work readiness. Practically, the results highlight the importance of educational institutions and human resource development practitioners in strengthening soft skills development programs to better prepare graduates for the dynamic demands of the workplace.