Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Manajemen Pelayanan Kesehatan dalam Perspeptif Islam Ibadah Ritual dan Kesehatan Atila Sonmax; Sri Naharindah Ningsih; Crys Sena Puspitasari; Abul Ala Al Maududi
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 4 (2026): JUNI-JULI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/ar6ds976

Abstract

Prayer (shalat) is one of the fundamental pillars of Islam that serves not only as a means of worship and devotion to Allah SWT but also provides significant health benefits. This paper aims to explain the concept of ritual prayer in Islam, identify its health benefits, and analyze the relationship between prayer movements and the human body. The study employs a literature review method by examining relevant scientific publications and Islamic sources. The findings indicate that prayer has a holistic dimension encompassing physical, mental, spiritual, and social aspects. The various movements performed during prayer, such as takbiratul ihram, bowing (ruku’), prostration (sujud), and concluding salutation (salam), contribute to physical well-being by improving blood circulation, enhancing muscle and joint flexibility, and supporting cardiovascular health. From a psychological perspective, prayer helps reduce stress and anxiety while promoting inner peace through relaxation and mindfulness mechanisms. Furthermore, prayer strengthens spiritual health by fostering a closer relationship with Allah SWT, enhancing self-awareness, and creating a sense of balance in life. Therefore, prayer can be viewed as a holistic therapeutic practice that supports overall human health. Consistent and mindful performance of prayer is essential for maintaining physical, mental, and spiritual well-being.  
Peningkatan Pengetahuan Penanganan Henti Jantung melalui Pendidikan Kesehatan bagi Pegawai Puskesmas Tondano Kota Pekalongan I Irnawati; Yulli Fety; Abul Ala Al Maududi; St. Rahmatullah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 22nd University Research Colloquium 2026: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Henti jantung merupakan kondisi gawat darurat yang dapat menyebabkan kematian dalam waktu singkat apabila tidak segera ditangani dengan pertolongan pertama yang tepat. Pegawai Puskesmas memiliki peran penting sebagai penolong awal, namun tingkat pengetahuan tentang penanganan henti jantung masih bervariasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pegawai Puskesmas Tondano Kota Pekalongan mengenai penanganan henti jantung melalui pendidikan kesehatan. Metode yang digunakan adalah pendidikan kesehatan dengan pendekatan ceramah interaktif, diskusi, dan demonstrasi, yang diikuti oleh 30 pegawai Puskesmas. Pengukuran tingkat pengetahuan dilakukan sebelum dan sesudah kegiatan menggunakan kuesioner. Hasil menunjukkan bahwa sebelum pendidikan kesehatan, skor pengetahuan peserta berada pada kategori rendah hingga sedang, yaitu 30-60. Setelah kegiatan dilaksanakan, skor meningkat menjadi kategori tinggi dengan rentang 70-80. Peningkatan ini menunjukkan bahwa pendidikan kesehatan efektif dalam meningkatkan pemahaman pegawai Puskesmas tentang penanganan henti jantung. Kegiatan ini diharapkan dapat berkontribusi dalam meningkatkan kesiapsiagaan tenaga kesehatan primer dalam memberikan pertolongan pertama pada kasus henti jantung di masyarakat.