Sufiyanti, Rahma
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Potensi Antioksidan dan Antikanker dari Jamur Endofit Akar Kalanchoe marmorata dan Kalanchoe millotii Zahra, Rabiha; Sufiyanti, Rahma; Yuni, Yenny Febriani; Purbaya, Sari; Aisyah, Lilis Siti; Agustini, Dewi Meliati
Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology Vol 13, No 2 (2026)
Publisher : Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/ijpst.v13i2.65927

Abstract

Kalanchoe, yang umum dikenal sebagai cocor bebek, merupakan tanaman obat penghasil senyawa bioaktif dengan potensi sebagai antioksidan dan antikanker. Selain tanaman inangnya, jamur endofit yang hidup secara simbiotik dalam jaringan tanaman diketahui mampu menghasilkan metabolit sekunder dengan aktivitas biologis, termasuk senyawa sitotoksik yang berpotensi menghambat proliferasi dan menginduksi kematian sel kanker. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi jamur endofit dari akar K. marmorata dan K. millotii, serta mengevaluasi aktivitas antioksidan dan antikanker. Ekstrak jamur endofit diperoleh melalui proses fermentasi dan maserasi menggunakan etanol 96%. Aktivitas antioksidan dianalisis dengan metode DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil), sedangkan aktivitas antikanker dianalisis dengan metode reduksi resazurin pada lini sel B16-F10. Hasil uji menunjukkan nilai IC50 sebesar 150,2 ppm untuk jamur endofit Fusarium sp. dan 148,8 ppm untuk F. oxysporum dalam uji antioksidan. Sementara pada uji antikanker, Fusarium sp. menghasilkan nilai IC50 45,38 μg/mL, sedangkan F. oxysporum memperlihatkan IC50 >1000 μg/mL. Temuan ini menunjukkan bahwa Fusarium sp. berpotensi sebagai antioksidan dan memiliki aktivitas sitotoksik yang kuat terhadap lini sel B16-F10, sementara F. oxysporum berpotensi sebagai antioksidan, namun tidak efektif sebagai antikanker.