Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Evaluasi Kelayakan Usaha pada UMKM Crumbs.Bdl Dian Fajarini; Dhea Khansa Ariqah; Salsa Olivia; Dimas Aji Purnama; Fazle Mawla Farhandhanu; Maulana Adi Kusuma; Emi Maimunah; Ida Budiarty DA; Imam Awaluddin
Nemui Nyimah Vol. 6 No. 1 (2026): Nemui Nyimah Vol. 6 No. 1 2026
Publisher : FT Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/nm.v6i1.246

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan masyarakat, dan pengembangan inovasi usaha. Salah satu sektor UMKM yang berkembang pesat adalah sektor kuliner, khususnya produk minuman kekinian dan dessert yang banyak diminati oleh generasi muda. Pengabdian ini bertujuan untuk mengevaluasi kelayakan usaha UMKM Crumbs.bdl dan memberikan edukasi terkait kelayakan usaha berdasarkan aspek finansial menggunakan metode Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Net Benefit Cost Ratio (Net B/C), dan Gross Benefit Cost Ratio (Gross B/C). Pengabdian dilakukan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui wawancara langsung dan dokumentasi laporan keuangan usaha. Evaluasi kelayakan usaha menunjukkan bahwa UMKM Crumbs.bdl memiliki nilai NPV sebesar Rp1.108.273.182, Gross B/C Ratio sebesar 2,36, dan IRR sebesar 43,51%. Nilai tersebut menunjukkan bahwa usaha berada dalam kondisi layak dan menguntungkan untuk dijalankan serta dikembangkan dalam jangka panjang. Pertumbuhan penjualan yang stabil, strategi pemasaran digital yang efektif, serta inovasi produk menjadi faktor utama yang mendukung keberlanjutan usaha. Dengan demikian, pelaksanaan pengabdian pada UMKM Crumbs.bdl telah memberikan pandangan terkait prospek usaha yang baik dan berpotensi berkembang secara berkelanjutan di tengah persaingan bisnis kuliner modern.
Determinants of Indonesia’s International Trade: Evidence from an Extended Gravity Model Dian Fajarini; Ida Budiarty DA; Lies Maria Hamzah
Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol 15 No 1 (2026): Volume 15 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jep.v15i1.4762

Abstract

The gravity model is widely used to explain international trade flows based on economic size and geographical distance. However, the role of extended variables such as price competitiveness and free trade agreements remains less clear, particularly in developing countries. This study examines the determinants of Indonesia’s international trade using an extended gravity model. Panel data from 38 trading partner countries over the period 2014-2018 are employed. In addition to GDP and distance, this study incorporates the Producer Price Index (PPI) and a free trade agreement (FTA) dummy variable. The model is estimated using a Random Effect Approach. The results show that GDP has a positive and significant effect, while distance has a negative and significant effect on Indonesia’s trade, confirming the relevance of the gravity model. In contrast, PPI does not have a significant effect, and the FTA dummy indicates no significant difference in export performance between partner countries with and without free trade agreements. These findings suggest that variables on traditional gravity model remain more influential than PPI and free trade agreement in explaining Indonesia’s trade patterns