Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Determinan Budaya Keselamatan Pasien di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Pertamedika Ummi Rosnati Banda Aceh: Analysis of Determinants of Patient Safety Culture in the Inpatient Ward of Pertamedika Ummi Rosnati Hospital, Banda Aceh Ainal Mardiah; Angga Satria Pratama; Rita Zahara
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 1 (2026): EDISI JANUARI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i1.225

Abstract

Pendahuluan: Keselamatan pasien merupakan tanggung jawab semua pihak yang berkaitan dengan pemberian pelayanan kesehatan. Perawat sebagai salah satu tenaga kesehatan memiliki peran yang cukup penting bagi terwujudnya keselamatan pasien. Budaya keselamatan pasien dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti kerja sama tim, komunikasi yang efektif, kepemimpinan yang mendukung, pelaporan insiden, dan respon yang tidak menyalahkan terhadap kesalahan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui determinan terhadap budaya keselamatan pasien. Metode: Jenis penelitian deskriptif korelasi dengan desain cross sectional study. Populasi yaitu seluruh perawat di ruang rawat inap sebanyak 74 orang dengan teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner. Penelitian ini telah dilaksanakan di ruang rawat inap Rumah Sakit Pertamedika Ummi Rosnati Banda Aceh pada tanggal  26 s/d 31 Juli 2025. Hasil: Berdasarkan hasil uji chi square maka hasil penelitian hubungan kerja sama terhadap budaya keselamatan pasien didapatkan p-value = 0,000, hubungan komunikasi terhadap budaya keselamatan pasien didapatkan p-value = 0,000,  hubungan kepemimpinan terhadap budaya keselamatan pasien didapatkan p-value = 0,000, hubungan pelaporan insiden terhadap budaya keselamatan pasien didapatkan p-value = 0,003 serta hubungan respon tidak menyalahkan terhadap budaya keselamatan pasien didapatkan p-value = 0,000. Kesimpulan penelitian ini yaitu ada hubungan kerja sama, komunikasi, kepemimpinan, pelaporan insiden dan respon tidak menyalahkan terhadap budaya keselamatan pasien.
Analisis Motivasi Belajar Intrinsik Terhadap Persepsi Indeks Prestasi Kumulatif Mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Abulyatama Cut Puri Purna; Angga Satria Pratama; Nursa’adah Nursa’adah
Jurnal Ventilator Vol. 2 No. 2 (2024): Juni : Jurnal Ventilator
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59680/ventilator.v2i2.1093

Abstract

Learning motivation can be divided into two types, namely intrinsic and extrinsic motivation. Intrinsic motivation comes from within the student's personality which can encourage them to take learning actions. Intrinsic motivation arises based on awareness of certain goals, not just attributes or ceremonies. The findings indicated that the level of intrinsic motivation of the nursing students at Abulyatama University was still low. The low level of motivation led to learning outcomes obtained that were not optimal. Hence, it was shown that the better the students’ perception regarding intrinsic motivation, the higher their GPA. In other words, their GPA was significantly influenced by their perception about the importance of having intrinsic motivation. This quantitative study was conducted by using a descriptive-correlational method and a cross-sectional design. The population of this study covered 269 nursing students at Abulyatama University. Out of this population, 65 students with GPA < 2.75 were chosen as the samples. The results of statistical tests using the chi-square tes obtained a value of p=0,032, which means there is a relationship between learning motivation and perception instudents of the nurrsing science study program at Abulyatama University.