Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Social Support dengan Self Confidence pada Siswa Broken Home di SMAN 1 Sumberpucung Kabupaten Malang: The Correlation Between Social Support and Self-Confidence Among Students from Broken Homes at SMAN 1 Sumberpucung, Malang Regency irfan sofyan hidayat; Dian Pitaloka Priasmoro; Juliati Koesrini
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 3 (2026): EDISI MARET
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i3.255

Abstract

Pendahuluan: Belum adanya studi yang meneliti secara spesifik korelasi dari social support dengan self-confidence pada siswa sekolah menengah atas yang mengalami broken home menjadi alasan dilakukannya penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis korelasi dari social support dengan self-confidence pada siswa broken homr di SMAN 1 Sumberpucung Kabupaten Malang. Metode: Riset ini memanfaatkan pendekatan kuantitatif melalui desain analitik korelasional serta metode cross-sectional. Populasinya sejumlah 288 siswa kelas X, dengan sampel sebanyak 76 siswa broken home yang terpilih memanfaatkan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian mencakup Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS) serta Self Confidence Scale. Analisis datanya memanfaatkan pengujian korelasi Spearman Rank.      Hasil: Temuan dari riset ini memperlihatkan bahwasanya sebagian besar siswa memiliki tingkat social support tinggi, yaitu sebanyak 46 siswa (60,5%), sedangkan tingkat self confidence berada pada kategori sedang pada 43 siswa (56,6%). Uji korelasi menunjukkan adanya  korelasi secara signifikan dari social support dengan self confidence (p = 0,000; r = 0,567), yang menunjukkan hubunghan positif dengan kekuatan sedang. Kesimpulan: Temuan ini menegaskan bahwa dukungan sosial berperan penting dalam membangun kepercayaan diri siswa broken home di lingkungan sekolah.
Hubungan Tingkat Stres Dengan Kejadian Gastritis di Wilayah Kerja Puskemas Mantangai, Kalimantan Barat Marleni; Dian Pitaloka Priasmoro
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1113

Abstract

Gastritis merupakan salah satu gangguan pencernaan yang sering terjadi di masyarakat dan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk stres. Stres diketahui dapat meningkatkan sekresi asam lambung yang berpotensi memicu gastritis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dengan kejadian gastritis di wilayah kerja Puskesmas Mantangai. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan analitik korelasional dan rancangan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 60 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner untuk mengukur tingkat stres dan kejadian gastritis. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami tingkat stres sedang (85%) dan gastritis kategori sedang (56,7%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p-value sebesar 0,89 (p > 0,05), sehingga tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stres dengan kejadian gastritis. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa gastritis merupakan kondisi multifaktorial yang tidak hanya dipengaruhi oleh stres, tetapi juga oleh faktor lain seperti pola makan dan gaya hidup.