FATOLOSA HULU
Manajemen, Universitas Nias, Gunungsitoli, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SOSIALISASI INSEMNISASI BUATAN (IB) PADA TERNAK BABI DI DESA TUMORI FATOLOSA HULU; JELISWAN BERKAT IMAN JAYA GEA; AGUSMAN NIAT BERKAT ZEBUA; FALESTINA LASE; LISNA WITA; NURMESERI CORDIAS AGUNG BIDAYA; LENI PUTRI MAWATI WARUWU; YERILIA WARUWU; DORKAS FEBRIYANTI ZENDRATO; LUCKY GOOD SPEACK WARUWU; OKTAVIANUS NDRURU; OBINI WAHYUAN ZEGA; RENCANA HALAWA; YUNISA HALAWA; YUPI IMAN BERKAT GULO; YUSMAN LAIA; ALEXSANDER TAFONAO
Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 10 No 1 (2026): Amaliah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPI UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v10i1.6754

Abstract

This study aims to evaluate the success and impact of implementing Artificial Insemination (AI) technology on the reproductive efficiency and productivity of pigs i Tumori Village. The research employed survey and case study methods, monitoring the reproductive progress of sows bred via AI. Measured parameters included conception rate, litter size, and efficiency regarding time and cost compared to natural mating. The results indicate that the adoption of AI among pig farmers in Tumori Village remains low; the community still predominantly relies on natural mating methods, despite the fact that AI aims to enhance reproductive efficiency and the income potential of local pig farmers.
Edukasi Standardisasi Waktu Respons Operasi SAR Berdasarkan Peraturan Kepala Basarnas Nomor 6 Tahun 2022 di Kantor Pencarian dan Pertolongan Nias Otanius Laia; Fatolosa Hulu; Yupiter Mendrofa; Agnes Pretya Hulu; Alfian Telaumbanua; Aperisman Jefin Jaya Mendrofa; David Darmawan Zebua; Herman Putra Zamasi; Jon Suandi Bu'ulolo; Jua Anugrah Jaya Laoli; Nurafniwati Telaumbanua; Paskalis Sarumaha; Romi Cristians Love Mendrofa; Ricardo Roh Zamaeri Gea; Safrial Lase
Easta Journal of Innovative Community Services Vol 4 No 03 (2026): Easta Journal of Innovative Community Services (EJINCS)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/ejincs.v4i03.637

Abstract

Usaha penyelamatan jiwa manusia dalam operasi pencarian dan pertolongan (SAR) sangat ditentukan oleh kecepatan dan ketepatan penanganan awal sejak informasi musibah pelayaran, penerbangan, maupun kondisi membahayakan manusia diterima. Namun, dalam pelaksanaan edukasi publik dan pemahaman praktis, sering kali terjadi tumpang tindih konseptual antara istilah golden time dan response time (waktu respons). Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meluruskan dan menstandardisasi pemahaman mengenai waktu respons operasional berdasarkan regulasi resmi nasional. Metode yang digunakan adalah sosialisasi interaktif, diskusi kelompok terfokus (Focus Group Discussion), dan evaluasi materi bersama personel pencarian dan pertolongan di Kantor SAR Nias. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang signifikan mengenai batasan waktu respons, di mana response time resmi yang ditetapkan berdasarkan payung hukum adalah maksimal 25 menit yang mencakup proses pencatatan hingga kesiapan unit untuk diberangkatkan secara simultan. Sinkronisasi regulasi ini penting untuk menyamakan persepsi antara akademisi, potensi SAR, dan instansi pelaksana di lapangan demi terciptanya operasi SAR yang cepat, tepat, aman, dan terkoordinasi.