ABSTRACT Mastery of Arabic mufradat at the elementary school level is strongly influenced by the teacher’s ability to provide learning experiences that align with students’ cognitive development. When vocabulary is introduced solely through verbal explanation, learners often encounter difficulties in connecting linguistic concepts with the real objects they experience in everyday life. This study explores the implementation of concrete media in the form of colored paint as a learning resource for teaching Arabic color vocabulary to third-grade elementary school students, with the aim of understanding how such media shape students’ learning experiences. A descriptive qualitative approach was employed, involving one Arabic language teacher and all third-grade students as participants. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and subsequently analyzed using the Miles and Huberman interactive analysis model. Data trustworthiness was ensured through source triangulation and technique triangulation. The findings reveal that creative learning activities utilizing colored paint increased students’ engagement and enthusiasm while facilitating the association between real objects and the Arabic mufradat being learned. Furthermore, students’ artwork displayed in the classroom functioned as a continuous reinforcement medium that supported long-term vocabulary retention. These findings suggest that the use of concrete media not only fosters contextual and learner-centered instruction but also provides a practical and innovative alternative for Arabic language teaching that can be implemented without reliance on digital technology. ABSTRAK Penguasaan mufradat pada pembelajaran bahasa Arab di sekolah dasar dipengaruhi oleh kemampuan guru menghadirkan pengalaman belajar yang sesuai dengan karakteristik perkembangan peserta didik. Ketika kosakata diperkenalkan hanya melalui penjelasan verbal, siswa cenderung mengalami kesulitan menghubungkan konsep bahasa dengan objek yang mereka temui dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini mengeksplorasi penerapan media konkret berupa cat warna sebagai sarana pembelajaran kosakata warna bahasa Arab pada siswa kelas III sekolah dasar untuk memahami bagaimana media tersebut membentuk pengalaman belajar siswa. Kajian dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan seorang guru bahasa Arab dan seluruh siswa kelas III sebagai partisipan. Informasi diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman dengan penguatan validitas melalui triangulasi sumber serta triangulasi teknik. Analisis memperlihatkan bahwa aktivitas kreatif yang memanfaatkan cat warna mampu meningkatkan keterlibatan siswa, membangun antusiasme selama pembelajaran, serta mempermudah proses menghubungkan objek nyata dengan mufradat yang dipelajari. Hasil karya yang dipajang di ruang kelas juga berfungsi sebagai media penguatan yang mendukung retensi kosakata secara berkelanjutan. Temuan tersebut memperlihatkan bahwa pemanfaatan media konkret tidak hanya menciptakan pembelajaran yang lebih kontekstual dan berpusat pada pengalaman belajar siswa, tetapi juga menawarkan alternatif inovasi pembelajaran bahasa Arab yang mudah diterapkan tanpa ketergantungan pada teknologi digital.