Business owners must have a strong strategy for promoting their products in order to compete in the market; one such business is Multi-Level Marketing. This study examines the business strategy employed by Rudy Sanusi, a distributor for the MLM company BE International. The distributor uses the social media platform TikTok (@rudy.s4nus1) to reach his target audience and encourage consumers to purchase the flagship product Aulora. This study aims to analyze the storytelling techniques employed on the TikTok account. The theories and concepts utilized include marketing communication, the narrative paradigm, media richness, generational differences, and storytelling techniques. This study employs a qualitative research approach in the form of a case study. Observations were conducted on uploaded content, along with in-depth interviews with the account owner, an economist, and product buyers from four different generations. This study shows that the audience has a deep interest in testimonial content uploaded to TikTok accounts. This not only confirms the characteristics of testimonial content but also provides an overview of such content. Pelaku bisnis harus memiliki strategi yang kuat dalam mempromosikan produk agar dapat bersaing dalam pemasarannya, salah satunya bisnis Multi-Level Marketing. Penelitian ini mengkaji strategi bisnis yang dilakukan Rudy Sanusi, salah satu distributor MLM, BE International. Distributor menggunakan media sosial TikTok @rudy.s4nus1untuk menjangkau sasaran audiens dan konsumennya agar membeli produk unggulan Aulora. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis teknik storytelling yang dilakukan pada akun TikTok. Teori dan konsep yang digunakan yakni komunikasi pemasaran, paradigma naratif, kekayaan media, perbedaan generasi, dan teknik storytelling. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif berupa studi kasus. Observasi dilakukan pada konten yang diunggah, wawancara mendalam pemilik akun, ahli ekonomi, dan pembeli-pembeli produk dari empat generasi berbeda. Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat ketertarikan mendalam khalayak pada konten testimoni yang diunggah pada akun TikTok. Hal tersebut tidak hanya memberikan konfirmasi mengenai karakteristik dari konten testimoni, melainkan juga memberikan gambaran tentang konten testimoni.