TikTok has become one of the most dominant digital platforms among Generation Z in Indonesia, especially in Jakarta. This study examines how TikTok functions as a space for social interaction, focusing on the symbolic meanings constructed by its users. Using George Herbert Mead’s theory of symbolic interactionism, this research analyzes how significant symbols, role-taking, and generalized others shape users’ communication patterns. This qualitative study involved six informants who are active TikTok users and residents of West Jakarta. Data were collected through in-depth interviews and analyzed using thematic analysis. The findings indicate that TikTok serves not only as a platform for entertainment but also as a symbolic space where meanings, identities, and social interactions are negotiated. Users interpret various digital symbols such as viral sounds, content formats, and visual expressions to shape their online behavior. Additionally, TikTok facilitates identity expression while reinforcing social norms through community responses and viral trends. The study concludes that TikTok functions as a modern social arena that significantly influences Gen Z’s communication behavior and identity construction. TikTok menjadi salah satu platform digital yang paling dominan di kalangan Generasi Z di Indonesia, khususnya di Jakarta. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana TikTok berfungsi sebagai ruang interaksi sosial bagi mahasiswa Gen Z. Pendekatan teori interaksionisme simbolik George Herbert Mead digunakan untuk menjelaskan proses pembentukan makna melalui significant symbols, role-taking, dan generalized others. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan melibatkan enam informan yang merupakan pengguna aktif TikTok dan berdomisili di Jakarta Barat. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TikTok tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai ruang simbolik tempat mahasiswa Gen Z menegosiasikan identitas, makna sosial, dan perilaku komunikasi. Pengguna menafsirkan berbagai simbol digital seperti audio viral, gaya konten, hingga ekspresi visual sebagai acuan dalam berinteraksi. Selain itu, respons audiens dan tren yang berkembang berperan sebagai generalized others yang memengaruhi pembentukan identitas dan perilaku digital mereka. Penelitian ini menyimpulkan bahwa TikTok merupakan arena sosial modern yang memengaruhi proses komunikasi dan konstruksi identitas mahasiswa Gen Z.