Rio Akbar Rahmatullah
Departemen Ekonomi Sumber Daya dan Lingkungan, Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MENGUNGKAP DINAMIKA HARGA: KOEFISIEN VARIASI DAN STRUCTURAL BREAK DI PASAR TELUR AYAM Zhena Nofhatiaz Zahra; Rio Akbar Rahmatullah; Sahara Sahara
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 14 No. 01 (2026): Juni 2026 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2026.14.01.220-235

Abstract

Fluktuasi harga merupakan salah satu dari sekian banyak masalah yang dihadapi oleh komoditas strategis dengan tingkat konsumsi yang tinggi, seperti telur ayam ras. Berbagai tantangan dihadapi oleh para pemangku kepentingan untuk menjaga stabilitas harga. Artikel ini menganalisis dinamika harga telur ayam ras di Indonesia melalui pendekatan koefisien variasi (CV) dan identifikasi structural break pada data harga harian dari Januari 2020 hingga November 2024. Studi ini menyoroti pola variasi harga yang berbeda di empat tingkat distribusi-produsen, pedagang besar, pasar tradisional, dan pasar modern-dan menganalisis dampak structural break terhadap stabilitas harga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasar modern, pedagang grosir, dan produsen memiliki variasi harga yang rendah (<10%), yang mencerminkan stabilitas harga yang baik. Sebaliknya, pasar tradisional menunjukkan variasi harga yang lebih tinggi (15%), yang diakibatkan oleh dinamika penawaran dan permintaan lokal dan infrastruktur distribusi yang terbatas. Analisis structural break menunjukkan bahwa gangguan struktural, seperti pandemi COVID-19 dan perang Rusia-Ukraina, berdampak pada tren dan fluktuasi harga di berbagai daerah, terutama di daerah yang bergantung pada distribusi luar pulau seperti Bali, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua. Studi ini memberikan wawasan mendalam tentang dinamika harga komoditas strategis dan menawarkan rekomendasi kebijakan, termasuk meningkatkan kapasitas produksi di luar Jawa dan Sumatera dan memperkuat infrastruktur rantai pasok untuk mengurangi volatilitas harga. Temuan-temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi penting dalam perumusan kebijakan stabilisasi harga pangan strategis di Indonesia