Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Generative Artificial Intelligence dalam Pendidikan Sekolah Dasar: Tinjauan Literatur Tentang Transformasi Pembelajaran, Kompetensi Guru, dan Tantangan Implementasi Alfin Ghazali; Magda Dwi Hartati Simanjuntak; Manto Lumban Gaol
Jurnal Inovasi Global Vol. 4 No. 6 (2026): Jurnal Inovasi Global
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jig.v4i6.551

Abstract

Perkembangan Generative Artificial Intelligence (GenAI) telah menghadirkan berbagai peluang baru dalam pembelajaran di sekolah dasar. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa GenAI dapat mendukung pengembangan bahan ajar, personalisasi pembelajaran, peningkatan kreativitas siswa, serta efisiensi kerja guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mensintesis temuan-temuan penelitian mengenai pemanfaatan GenAI dalam pendidikan sekolah dasar, termasuk peluang, manfaat, dan tantangan implementasinya. Metode yang digunakan adalah literature review non-sistematis dengan menganalisis 25 artikel ilmiah yang dipublikasikan pada periode 2023–2026 dan relevan dengan topik penelitian. Data dianalisis menggunakan teknik content analysis dan thematic synthesis untuk mengidentifikasi tema, pola, dan kecenderungan penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa GenAI berkontribusi positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran melalui pengembangan media dan bahan ajar, personalisasi proses belajar, peningkatan hasil belajar, serta penguatan kemampuan berpikir kritis dan kreativitas siswa. Selain itu, GenAI membantu meningkatkan kompetensi digital guru dan mendukung efisiensi tugas administratif. Namun, implementasinya masih menghadapi tantangan berupa kesenjangan akses teknologi, rendahnya literasi AI, risiko plagiarisme, bias algoritma, dan isu privasi data. Penelitian ini menyimpulkan bahwa GenAI memiliki potensi besar untuk mendukung transformasi pendidikan sekolah dasar yang lebih inovatif dan adaptif, dengan syarat penerapannya dilakukan secara etis, bijaksana, dan bertanggung jawab.
Beyond the Screen: Pre-Service Teachers’ Views on Technology, Teacher Indispensability, and Play-Based English Instruction for Elementary Students Friska Ria Sitorus; Maria Goretti Magdalena Siregar; Darman Pangaribuan; Magda Dwi Hartati Simanjuntak
Jurnal Bahasa Indonesia Prima (BIP) Vol. 8 No. 2 (2026): Bahasa Indonesia Prima (BIP)
Publisher : Bahasa Indonesia Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/bip.v8i2.8750

Abstract

This study explores pre-service English teachers’ perspectives on three interrelated issues: the role of technology integration in learning, the enduring relevance of the teacher in the digital era, and effective strategies for teaching English to elementary students. Data were collected over a period of six months through open-ended written responses from six pre-service English teachers, selected via purposive sampling, and were analyzed using thematic analysis. The findings revealed three overarching themes. First, participants viewed technology as a facilitative tool that enhances engagement, access to information, and personalized learning, though its benefits depend on responsible, guided use. Second, teachers were seen as indispensable not for content delivery but for functions technology cannot replicate emotional support, critical thinking guidance, character development, and differentiated instruction. Third, participants favored students-centered, playful pedagogy (games, songs, storytelling, visual aids) grounded in positive reinforcement and psychological safety. These findings suggest that, for this small sample, technology and teachers were perceived as complementary rather than competing, with implications for balancing digital competence and relational skills in teacher education programs.