Istinganah Saetu Rohmah
Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Sabun Herba dan Pemasaran Digital untuk Kemandirian Ekonomi Pekerja Migran Maria Ulfa; Sri Retno Dwi Ariani; Ari Syahidul Shidiq; Istinganah Saetu Rohmah; Atmia Lauhiulafa; Esa Karisyah Putri Utomo
International Journal of Community Service Learning Vol. 9 No. 3 (2025): August
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijcsl.v9i3.97147

Abstract

Pekerja migran Indonesia di Malaysia menghadapi berbagai tantangan, baik secara sosial maupun ekonomi. Program pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan anggota Ikatan Keluarga Muslim Indonesia (IKMI) di Malaysia dan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Ngringo di Karanganyar, Indonesia, melalui pelatihan produksi sabun herba. Kegiatan ini bekerja sama dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) sebagai mitra pembinaan. Pengabdian pada masyarakat ini berfokus pada pelatihan pembuatan sabun herba, serta peningkatan kapasitas dalam pemasaran digital menggunakan platform e-commerce Shopee. Subjek yang terlibat terdiri dari anggota PKK RT 03 RW 19 Desa Ngringo, Karanganyar, Indonesia, serta anggota Ikatan Keluarga Muslim Indonesia (IKMI) Johor Bahru, Malaysia. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi terhadap hasil pelatihan sabun herba dan wawancara mendalam kepada peserta untuk mengetahui pemahaman serta dampak dari pelatihan yang diberikan. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif kualitatif untuk menggambarkan proses, respons peserta, serta potensi dampak kegiatan terhadap peningkatan kemandirian ekonomi pekerja migran melalui keterampilan produksi dan pemasaran sabun herba. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa para peserta mampu memproduksi sabun secara mandiri, menganalisis harga pokok produksi (HPP), dan memasarkan produknya secara melalui Shopee. Program ini membuktikan bahwa kolaborasi lintas negara dan pemanfaatan kearifan lokal dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan keterampilan ekonomi komunitas migran dan lokal.