tri antika rizki kusuma putri
Departemen Keperawatan Medikal Bedah, STIKep PPNI Jawa Barat

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Edukasi Audiovisual dan Ilustrasi Komik Dalam Meningkatkan Literasi Kesehatan Pada Remaja tri antika rizki kusuma putri; Yoshikawati Yoshikawati; Susy Puspasari; Herdiman Herdiman; Suci Noor Hayati; Eva Supriatin
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v7i1.833

Abstract

Stroke saat ini masih menjadi tantangan Kesehatan secara global dibuktikan dengan tingginya angka kejadian stroke baik di tingkat internasional maupun nasional. Tingginya prevalensi stroke tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko, baik yang dapat dimodifikasi seperti obesitas, gaya hidup tidak sehat, hipertensi, dan diabetes melitus, maupun faktor yang tidak dapat dimodifikasi seperti usia dan jenis kelamin. Desa Margamukti, Kecamatan Pangalengan, merupakan salah satu wilayah dengan masyarakat yang masih memiliki berbagai gaya hidup berisiko stroke, bahkan banyak ditemukan kebiasaan merokok sejak usia remaja. Salah satu upaya efektif dalam menurunkan risiko stroke adalah melalui peningkatan health literacy, yaitu kemampuan individu dalam mengakses, memahami, dan menggunakan informasi kesehatan guna mengambil keputusan yang tepat terkait pencegahan penyakit. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan masyarakat mengenai pencegahan stroke melalui edukasi berbasis audiovisual dan ilustrasi. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif dengan pemanfaatan media video edukatif serta ilustrasi komik yang menjelaskan faktor risiko, gejala, serta langkah pencegahan stroke secara menarik dan mudah dipahami, terutama bagi kelompok usia remaja. Pemilihan media audiovisual dan komik didasarkan pada efektivitasnya dalam menyampaikan pesan Kesehatan, karena mampu melibatkan indera penglihatan dan pendengaran secarasimultan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan skor literasi kesehatan peserta mengenai pencegahan stroke yang ditunjukan dengan nilai rerata skor literasi kesehatan meningkat pada kedua media pembelajaran, dari 7,32 menjadi 8,05 untuk media video dan dari 8,33 menjadi 9 untuk ilustrasi komik, menunjukkan efektivitas keduanya dalam meningkatkan pemahaman kesehatan. Program ini membuktikan bahwa media video edukasi dan ilustrasi komik dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan sebagai sarana promosi kesehatan dalam upaya pencegahan penyakit kronis, khususnya stroke.