Zahraini Zahraini
Magister Administrasi Pendidikan AL Muslim, Aceh, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IMPLEMENTASI GUGUS KENDALI MUTU (GKM) SEBAGAI STRATEGI PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN MADRASAH Zahraini Zahraini; Yuslaili Yuslaili; Jamaluddin Jamaluddin
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v6i2.10617

Abstract

ABSTRACT Improving educational quality has become one of the primary concerns in educational management. These efforts are intended to ensure effective learning processes and high-quality educational services. However, improving the quality of education in madrasahs still faces various challenges related to learning effectiveness, teachers’ pedagogical innovation, and the culture of continuous evaluation, which affect students’ learning outcomes and the overall quality of educational services. This study aims to analyze the implementation of Quality Control Circles (QCC) in improving the quality of madrasah education. The study employed a descriptive qualitative approach with a literature review design. Data were collected from various relevant scientific sources, including journal articles, books, and academic publications, and were analyzed using the qualitative data analysis model proposed by Miles and Huberman through the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that QCC serves as an effective internal mechanism for improving educational quality through collaborative approaches and continuous improvement. The implementation of QCC follows systematic stages that reflect the Plan-Do-Check-Act (PDCA) cycle, including problem identification, analysis, planning, implementation, and evaluation. The application of QCC has a positive impact on enhancing learning quality, work efficiency, and fostering a collaborative work culture within madrasahs. The success of QCC implementation is influenced by leadership support, teamwork, and the readiness of human resources. These findings suggest that QCC can be utilized as an alternative strategy to strengthen sustainable educational quality management. ABSTRAK Peningkatan mutu pendidikan menjadi salah satu fokus utama dalam pengelolaan lembaga pendidikan. Upaya tersebut dilakukan untuk menjamin tercapainya pembelajaran yang efektif dan layanan pendidikan yang berkualitas. Namun, peningkatan kualitas pendidikan di madrasah masih menghadapi berbagai tantangan dalam efektivitas pembelajaran, inovasi pedagogis guru, dan budaya evaluasi berkelanjutan yang berdampak pada belum optimalnya hasil belajar peserta didik serta mutu layanan pendidikan secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Gugus Kendali Mutu (GKM) dalam meningkatkan kualitas pendidikan madrasah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi literatur. Data diperoleh dari berbagai sumber ilmiah yang relevan, seperti artikel jurnal, buku, dan publikasi akademik, yang kemudian dianalisis menggunakan model analisis data kualitatif dari Miles and Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa GKM berperan sebagai mekanisme internal yang efektif dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui pendekatan kolaboratif dan perbaikan berkelanjutan. Implementasi GKM dilakukan melalui tahapan sistematis yang mencerminkan siklus PDCA, meliputi identifikasi masalah, analisis, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Penerapan GKM memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran, efisiensi kerja, serta terbentuknya budaya kerja kolaboratif di madrasah. Keberhasilan implementasi GKM dipengaruhi oleh dukungan kepemimpinan, kerja sama tim, dan kesiapan sumber daya manusia. Temuan ini menunjukkan bahwa GKM dapat dijadikan sebagai strategi alternatif dalam memperkuat manajemen mutu pendidikan secara berkelanjutan.