ABSTRACT Digital transformation has brought changes that are not only technical in nature but also fundamental to educational governance. As institutions responsible for shaping future generations, schools are expected to produce graduates who are not only academically competent but also adaptive, competitive, and possess strong character. Within this changing landscape, the role of school principals is indispensable. This study aims to analyze in depth the leadership strategies of school principals based on educational management in achieving competitive graduate quality. This research employed a qualitative case study approach involving school administrators, teachers, and educational support staff. Data were collected through in-depth interviews, participant observation, and document analysis, and were analyzed using the interactive model of Miles and Huberman, which consists of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that transformational leadership integrated with educational management functions, including strategic planning, organizing, implementation, and data-driven supervision, effectively enhances teacher performance, fosters an adaptive school culture, and strengthens graduates' competencies holistically. This study highlights that visionary, reflective, and collaborative school principals who are capable of engaging with the digital ecosystem are key drivers of sustainable educational quality improvement. ABSTRAK Transformasi digital telah membawa perubahan yang tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga fundamental dalam tata kelola pendidikan. Sekolah sebagai institusi yang bertanggung jawab atas pembentukan generasi masa depan dituntut untuk menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik sekaligus adaptif, kompetitif, dan berkarakter. Dalam lanskap perubahan ini, kepemimpinan kepala sekolah memainkan peran yang tidak dapat diabaikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam strategi kepemimpinan kepala sekolah berbasis manajemen pendidikan dalam mewujudkan mutu lulusan yang kompetitif. Penelitian ini merupakan studi kasus kualitatif yang melibatkan administrator sekolah, pendidik, dan tenaga kependidikan. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengungkap bahwa kepemimpinan transformasional yang diintegrasikan dengan fungsi-fungsi manajemen pendidikan meliputi perencanaan strategis, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan berbasis data terbukti mampu meningkatkan kinerja guru, membangun budaya sekolah yang adaptif, serta menguatkan kompetensi lulusan secara holistik. Penelitian ini menegaskan bahwa kepala sekolah yang visioner, reflektif, dan mampu berkolaborasi dengan ekosistem digital merupakan kunci utama peningkatan mutu pendidikan yang berkelanjutan.