Bella Ayu Pramistya A.P.H
Program Studi Teknologi Industri Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Jember

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Utilization of Tobacco and Rice Huskto Produce Biochar and Dry PGPR in Jenggawah Village Danil Hidayat; Amelia Putri Handayani; Farhan Aji Affandi; Stefani Margareta; Bella Ayu Pramistya A.P.H; Andini Ika Nurmilasari; Dian Rossita Berlian; Muhammad Alviyo Z.A; Stevi Alviransa Wulandari; Faisal Dimas Sandi Asmoro; Andrew Setiawan Rusdianto; Leader Firstandika
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v7i1.874

Abstract

Desa Jenggawah merupakan daerah pertanian produktif di Kabupaten Jember yang menghasilkan limbah pertanian berupa limbah tembakau dan sekam padi dalam jumlah besar, namun belum dimanfaatkan secara optimal. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemanfaatan limbah pertanian melalui pembuatan biochar menggunakan proses pirolisis serta formulasi PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) kering sebagai pupuk berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan menggunakan metode partisipatif melalui sosialisasi, pelatihan, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi kepada kelompok tani Desa Jenggawah. Kegiatan sosialisasi diikuti oleh 20 peserta, sedangkan pelatihan praktik secara langsung diikuti oleh 5 orang anggota kelompok tani selama satu bulan. Bentuk pelatihan meliputi pembuatan alat pirolisis sederhana, pembuatan biochar berbahan sekam padi dan limbah tembakau, serta pembuatan PGPR kering. Luaran yang dihasilkan berupa 1 unit alat pirolisis sederhana, 3 karung biochar, dan 5 pouch kecil PGPR kering. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta dari 0% sebelum pelatihan menjadi 25% pada tahap awal pendampingan, meningkat menjadi 55% saat praktik berlangsung, hingga mencapai 85% setelah seluruh rangkaian pelatihan selesai dilaksanakan. Program ini mampu meningkatkan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan limbah pertanian menjadi produk yang bernilai guna dan ramah lingkungan sehingga dapat mendukung penerapan pertanian berkelanjutan di Desa Jenggawah.