Rana Wafiqah Adiputri
Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Program Pascasarjana, Universitas Bosowa

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Arahan Revitalisasi Kawasan Bersejarah Benteng Somba Opu Kabupaten Gowa Rana Wafiqah Adiputri; Murshal Manaf; Syamsul Bahri
Urban and Regional Studies Journal Vol. 8 No. 2 (2026): Urban and Regional Studies Journal, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/ursj.v8i2.6055

Abstract

Benteng Somba Opu merupakan sebuah warisan budaya peninggalan kesultanan Kerajaan Gowa-Tallo yang memiliki nilai sejarah yang tinggi, kebudayaan yang kuat, dan menginterpretasikan peradaban bangsa Indonesia, khususnya masyarakat Sulawesi. Keberadaan Benteng Somba Opu saat ini diharapkan mampu menjadi sebuah obyek cagar budaya yang berorientasi sebagai destinasi pariwisata kebudayaan kebanggaan Provinsi Sulawesi Selatan. Namun, merujuk pada kondisi kawasan Benteng Somba Opu yang saat ini dapat dikatakan cukup memprihatinkan sebagai sebuah kawasan cagar budaya, maka perlu dilakukan revitalisasi. Penelitian ini kemudian ditujukan untuk mengkaji, menganalisis, dan menginterpretasi arahan revitalisasi pada kawasan bersejarah Benteng Somba Opu Kabupaten Gowa berdasarkan kondisi eksisting fisik, ekonomi, sosial, dan institusional kawasan yang menjadi faktor penyebab degradasi fungsi kawasan tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan alat uji berupa analisis Delphi dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 20 faktor penyebab degradasi fungsi kawasan bersejarah Benteng Somba Opu dan dua arahan revitalisasi yang tepat berdasarkan uji analisa. Pertama menghidupkan aktivitas kawasan sebagai edurekreasi budaya dan sejarah dan kedua yaitu mempertahankan fungsi kawasan Benteng Somba Opu sebagai warisan budaya (situs cagar budaya) dengan melakukan pengendalian dan pengawasan terhadap peruntukan kawasan Benteng Somba Opu. Selanjutnya, hasil penelitian ini diharapkan mampu untuk meningkatkan kembali fungsi kawasan Benteng Somba Opu sebagai sebuah kawasan cagar budaya yang berorientasi pada wisata sejarah dan mampu memberikan sumbangsih kajian ilmiah bagi pemerintah setempat.  Somba Opu Fort is a cultural heritage left by the sultanate of the Gowa-Tallo Kingdom which has high historical value, strong culture, and interprets the civilization of the Indonesian people, especially the people of Sulawesi. The current existence of Somba Opu Fort is expected to become a cultural heritage object oriented as a proud cultural tourism destination for South Sulawesi Province. However, referring to the current condition of the Somba Opu Fort area which can be said to be quite worrying as a cultural heritage area, it is necessary to revitalize it. This research is then aimed at reviewing, analyzing and interpreting the direction of revitalization in the historic area of Fort Somba Opu, Gowa Regency based on the existing physical, economic, social and institutional conditions of the area which are the factors causing the degradation of the area's function. This research was conducted using a qualitative approach with test tools in the form of Delphi analysis and SWOT analysis. The research results show that there are 20 factors causing the degradation of the function of the Somba Opu Fort historic area and two appropriate revitalization directions based on analysis tests. The first is to revive area activities as cultural and historical recreation and the second is to maintain the function of the Somba Opu Fort area as a cultural heritage (cultural heritage site) by controlling and supervising the designation of the Somba Opu Fort area. Furthermore, it is hoped that the results of this research will be able to improve the function of the Somba Opu Fort area as a cultural heritage area oriented towards historical tourism and be able to contribute to scientific studies for the local government.