Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

PERILAKU MASYARAKAT BERWAWASAN LINGKUNGAN DITINJAU DARI ASPEK SIKAP DAN KEARIFAN LOKAL DI DAERAH SEMPADAN SUNGAI KOTA MAROS KABUPATEN MAROS Syafri Syafri; Syamsul Bahri; Ridwan Ridwan
Plano Madani : Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpm.v7i2.6370

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variabel yang dominan yang memberi pengaruh pada perilaku masyarakat berwawasan lingkungan di daerah sempadan sungai. Prosedur penarikan sampel individu dilakukan secara acak untuk mendapatkan 200 responden dengan teknik proporsional stratifide random sampling dan dari jenis serta analisis data dikategorikan dalam penelitian kuantitatif. Berdasarkan data, informasi dan fakta yang diperoleh, kemudian data tersebut dianalisis dengan regresi linier berganda sehingga diharapkan dapat mengetahui pengaruh variabel yang satu terhadap variabel lainnya. Variabel pada penelitian ini yaitu variabel sikap masyarakat (X1), kearifan lokal (X2) dan perilaku masyarakat (Y). Dari hasil analisis diperoleh model persamaan dengan koefisien kontanta dan koefisien variabel menghasilkan persamaan Y = 13.403 + 0.531 X1 + 0.513 X2. Nilai variabel sikap terhadap variabel perilaku sebesar positif 0.513 dan nilai Sig. yang diperoleh sebesar 0.001 < 0.05 maka H0 terima. Berdasarkan hasil tersebut yang berarti sikap masyarakat berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku masyarakat yang dapat diartikan bahwa jika sikap masyarakat semakin tinggi maka perilaku masyarakat berwawasan lingkungan semakin tinggi pula atau sebaliknya. Nilai variabel kearifan lokal terhadap variabel perilaku sebesar positif 0.408 dan nilai Sig. yang diperoleh sebesar 0.000 < 0.05 maka H0 terima. Berdasarkan hasil tersebut yang berarti kearifan lokal berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku masyarakat yang dapat diartikan bahwa jika sikap masyarakat semakin tinggi maka perilaku masyarakat berwawasan lingkungan semakin tinggi pula atau sebaliknya. Kesimpulan dari uraian tersebut berarti bahwa adanya kecenderungan variabel sikap lebih dominan (sedang) mempengaruhi variabel perilaku dibandingkan oleh variabel kearifan lokal.
PENGEMBANGAN WISATA PEMANCINGAN YANG BERKELANJUTAN DI DESA BUBUN LAMBA KABUPATEN ENREKANG PROVINSI SULAWESI SELATAN Syafri Syafri; Syamsul Bahri; Ridwan Ridwan; Sudarman Sudarman
Plano Madani : Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Vol 9 No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpm.v9i2.17085

Abstract

Desa Bubun Lamba Kecamatan Anggeraja memiliki potensi wisata kolam pemancingan ikan yang dikelola oleh kelompok masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan mengetahui perkembangan kelompok usaha wisata kolam pemancingan di Desa Bubun Lamba Kecamatan Anggeraja. Selain itu, bertujuan untuk mengetahui rumusan masterplan dan siteplan kawasan wisata pemancingan Desa Bubun Lamba yang produktif dan berkelanjutan dalam mengintegrasikan potensi Desa Bubun Lamba sesuai dengan urgensi kebutuhan masyarakat desa. Pendekatan yang digunakan dalam mengembangkan kawasan wisata kolam pemancingan Desa Bubun Lamba, terdiri atas pendekatan: Participatory Rural Appraisal (PRA), integrated (holistik) dan long term (berkesimbungan), edukatif, transparency (polliticallly accepted), pro bisnis (layak ekonomi), dalam rangka mewujudkan desa binaan perguruan tinggi yang unggul berbasis pemberdayaan masyarakat desa. Hasil pelaksanaan kegiatan penataan kawasan pemancingan Bubun Lamba yaitu belum tersedia secara memadai infrastruktur penunjang usaha kolam pemancingan, belum terpromosi secara luas wisata kolam pemancingan masih sulit kelompok mitra mendapatkan modal usaha pengembangan wisata kolam pemancingan, dan belum terbentuk kelembagaan wisata Desa Bubun Lamba.
Pelayanan Publik Pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu di Kabupaten Bulukumba Subarling Subarling; Andi Rasyid Pananrangi; Syamsul Bahri
Publik : (Jurnal Ilmu Administrasi) Vol 9, No 2 (2020): December 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.156 KB) | DOI: 10.31314/pjia.9.2.89-101.2020

Abstract

This article discuss about the level of effectiveness of public services One Stop Investment Service and Integrated Services regarding the management and issuance of Building Permit at Bulukumba Regency. The Office of Investment and Integrated Services (DPMPTSP) with the service unit for the management and issuance of the Buidling Permit is in the category of the most visited by the people in Bulukumba Regency. This condition has an impact on the high frequency of public services that occur in these service units, so it is necessary to know the level of service effectiveness. This study used a survey approach to employees of the Building Permit Service Unit and the community who use the Building Permit service. The data collection technique used a questionnaire. The data analysis technique used frequency tabulation and a Likert scale as the rating scale. Overall, the results of this study indicate that the level of effectiveness of public services at the Investment and Integrated Services Office is in the 'Good' category or the 'Effective' category. The conclusion of this study is that basically public services at the Investment and Integrated Services Office have been going well and have received a good response from the community who use Building Permit services even though this still requires maximum efforts from the local government of Bulukumba Regency to improve these services.Artikel ini membahas tentang tingkat keefektifan pelayanan publik pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Bulukumba terkait pengurusan dan penerbitan IMB. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPTSP) dengan unit layanan pengurusan dan penerbitan IMB terkategori paling ramai dikunjungi masyarakat. Kondisi tersebut berdampak pada tingginya frekuensi layanan publik pada unit layanan tersebut sehingga perlu diketahui tingkat efektifitas pelayanannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan survei terhadap pegawai pada Unit Layanan IMB dan masyarakat pengguna layanan IMB tersebut. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Teknik analisis data menggunakan tabulasi frekuensi dan Skala Likert sebagai skala penilaian. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat efektifitas pelayanan publik pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu terkategori ‘Baik’ atau terkategori ‘Efektif’. Kesimpulan penelitian ini adalah pada dasarnya pelayanan publik pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu telah berlangsung baik dan mendapat respon yang baik dari masyarakat pengguna jasa pelayanan IMB meskipun hal tersebut masih memerlukan upaya maksimal dari pemda Kabupaten Bulukumba untuk meningkatkan pelayanan tersebut.
Evaluasi Program Kotaku Dalam Penanganan Kumuh Kota Parepare: Studi Kasus: Kelurahan Ujung Lare Kecamatan Soreang Chadijah Arifin; Andi Muhibuddin; Syamsul Bahri
Urban and Regional Studies Journal Vol. 5 No. 1 (2022): Urban and Regional Studies Journal, Desember 2022
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/ursj.v5i1.1965

Abstract

Penelitian ini sebagai evaluasi terhadap pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana permukiman baik dari segi perumahan maupun ligkungan permukiman yang terjangkau dan layak huni yang belum sepenuhnya dapat disediakan, baik oleh masyarakat itu sendiri maupun pemerintah setempat. Hal ini mengakibatkan kapasitas daya dukung sarana dan prasarana lingkungan permukiman yang ada mulai menurun yang pada gilirannya memberkan kontribusi terjadinya lingkungan permukiman padat dan kumuh.  Penelitian ini bertujuan untuk melakukan penilaian terhadap Program Kotaku dalam penanganan permukiman kumuh di Kelurahan Ujung Lare dan arahan Program Kotaku dalam penanganan permukiman kumuh di Kelurahan Ujung Lare. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dengan menggunakan analisis kualitatif dan kuantitatif.  Terdapat 2 arahan terhadap Program Kotaku dalam penanganan permukiman kumuh di Kelurahan Ujung Lare yaitu, membentuk rancangan anggaran untuk penanganan dan penyelesaian masalah tentang permukiman kumuh yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat agar permukima kumuh semakin sempit dan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) berkurang dan pengoptimalan kelompok kerja agar masyarakat ikut aktif dalam penanganan. This research evaluates the fulfillment of the needs of settlement facilities and infrastructure in terms of housing and affordable and livable settlements that have yet to be fully provided, either by the community itself or the local government. This causes the carrying capacity of existing residential environmental facilities and infrastructure to begin to decline, contributing to dense and slum neighborhoods. This study aims to assess the Kotaku Program in handling slums in Ujung Lare Village and the direction of the Kotaku Program in handling slum settlements in Ujung Lare Village. This research uses descriptive analysis methods using qualitative and quantitative analysis. There are two directions to the Kotaku Program in handling slum settlements in Ujung Lare Village, namely, forming a budget plan for managing and solving problems regarding slum settlements that are following the needs of the local community so that slum settlements are getting narrower and Low-Income Communities (MBR) are reduced and optimizing working groups, So that the community is actively involved in handling it.
Pengaruh Pengembangan Obyek Wisata Terhadap Lingkungan Permukiman Sekitarnya: Studi Kasus: Negeri Di Atas Awan Kabupaten Toraja Utara Christian Parrangan; Syamsul Bahri; Muh. Iqbal Suhaeb
Urban and Regional Studies Journal Vol. 5 No. 1 (2022): Urban and Regional Studies Journal, Desember 2022
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/ursj.v5i1.1966

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk menganalisis pengaruh pengembangan objek wisata di kawasan negeri di atas awan lolai terhadap lingkungan permukiman sekitarnya dan mengkaji strategi pengembangan pariwisata berkelanjutan di kawasan negeri di atas awan lolai. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dengan menggunakan analisis kualitatif dan kuantitatif. Sampel dari kepala keluarga secara puposive sampling hingga menghasilkan 75 sampel KK, dan data dikumpulkan dengan kuesioner. Hasil penelitian menunjukankan bahwa ada pengaruh dampak ekonomi, sosial, lingkungan secara bersama-sama terhadap pengembangan objek wisata negeri di atas awan lolai, ada pengaruh dampak ekonomi, sosial, lingkungan secara parsial signifikan terhadap pengembangan objek wisata negeri di atas awan lolai, dan ada pengaruh variabel lingkungan yang paling signifikan terhadap pengembangan objek wisata negeri di atas awan lolai. Berdasarkan hasil analisis strategi strategi pengembangan pariwisata berkelanjutan di kawasan negeri di atas awan lolai selanjutnya diolah menggunakan analisis SWOT, menghasilkan arahan yaitu terletak pada arahan S-O (Strengh–Opportunity) atau Growth (Berkembang) untuk meningkatkan kekuatan dengan memanfaatkan peluang yang ada. Implikasi manajerial dalam penelitian ini yaitu sebagai rekomendasi strategi yang dapat diimplementasikan bagi pemerintah daerah serta pengelola guna mengembangkan kawasan wisata Kampung Lolai serta meningkatkan minat wisatawan nusantara maupun mancanegara untuk berwisata ke Kampung Lolai. This study aims to analyze the effect of the development of tourist objects at Negeri di atas awan Lolai on the surrounding residential environment and examine strategies for developing sustainable tourism at Negeri di Atas Awan Lolai. This research uses descriptive analysis method using qualitative and quantitative analysis. The sample from the head of the family was purposive sampling to produce 75 samples, and the data was collected by questioners. The results show that there is a joint economic, social, environmental impact on the development of domestic tourist objects above the lolai cloud, there are partially significant economic, social, environmental impact on the development of domestic tourist objects at Negeri Diatas Awan Lolai, and there is the most significant environmental variable on the development of domestic tourism objects at Negeri Diatas Awan Lolai. Based on the results of the analysis of sustainable tourism development strategies at Negeri Diatas Awan Lolai then processed using SWOT analysis, resulting in Directions that are located in the S-O (Strengh-Opportunity) or Growth (Development) Direction to increase strength by taking advantage of existing opportunities. The managerial implication in this study is as a strategic recommendation that can be implemented for local governments and managers to develop the Lolai Village tourist area and increase the interest of domestic and foreign tourists to travel to Lolai Village.
Effect of Tarekat Khalwattiyah-Samman on Fishermen's Work on The South Coast of South Sulawesi Abdul Malik Iskandar; Syamsul Bahri; Muhammad Masdar; Nurmi Nonci; Faidah Azuz; Harifuddin Harifuddin
el Harakah: Jurnal Budaya Islam Vol 25, No 1 (2023): EL HARAKAH
Publisher : UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/eh.v25i1.18093

Abstract

 Coastal fishermen communities hold religious rituals as Sufism practices. One of which is Tarekat Khalwatiyah-Samman, which affects their daily work. This paper aims to identify the substance of the Khalwatiyah-Samman teachings. It deciphers the effect of this teaching on the work of fishermen on the south coast of South Sulawesi. This research is qualitative with social and empirical approaches. Data collection was done through in-depth interviews, observation, and literature study. It employed qualitative data processing and analysis. The results showed that the substance of the Khalwatiyah-Samman teachings lies in its three doctrines: the purification of the soul, the concept of the essence of God, and the concept of human essence. In addition, the influence of Khalwatiyah-Samman's teaching on the work of fishermen on the south coast of South Sulawesi is the emergence of attitudes in work such as complacency; God has determined everything, and they do not have a competitive spirit and spirit of achievement. Accordingly, the substance of the Khalwatiyah-Samman teaching is that God has determined all human actions, and humans only live it. Moreover, the effect of the Khalwatiyah-Samman teaching is to form an attitude of fatalism in fishermen or resignation. Masyarakat nelayan di wilayah pesisir memegang teguh ritual keagamaan sebagai praktik Sufisme. Salah satunya yaitu Tarekat Khalwatiyah-Samman yang berpengaruh terhadap pekerjaan sehari-hari nelayan. Tulisan ini bertujuan memahami substansi ajaran Tarekat Khalwatiyah-Samman. Penelitian ini mengungkap efek Tarekat Khalwatiyah-Samman terhadap pekerjaan nelayan di pesisir selatan Sulawesi Selatan Penelitian ini bersifat kualitatif dengan pendekatan sosial dan empiris. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi literatur. Kajian ini menggunakan pengolahan dan analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ini substansi ajaran Tarekat Khalwatiyah-Samman terletak pada tiga doktrinnya yaitu penyucian jiwa, konsep esensi Ketuhanan dan konsep esensi manusia. Pengaruh tarekat Khalwatiyah-Samman terhadap pekerjaan nelayan di pesisir selatan Sulawesi Selatan adalah timbulnya sikap dalam bekerja seperti cepat puas, segala hal telah ditentukan oleh Tuhan, mereka tidak memiliki jiwa bersaing dan semangat berprestasi. Karena itulah substansi ajaran Khalwatiyah-Samman adalah semua perbuatan manusia telah ditentukan Tuhan dan manusia hanya menjalaninya. Adapun efek Tarekat Khalwatiyah-Samman adalah membentuk sikap fatalism pada nelayan atau kepasrahan.
SWOT -AHP AS A METHOD OF PUBLIC SERVICE STRATEGY Juharni Juharni; Syamsul Bahri; Delly Mustafa; Sitti Hardiyanti Arhas
Sosiohumaniora Vol 25, No 2 (2023): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, JULY 2023
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v25i2.46124

Abstract

SWOT-AHP helps companies to develop and plan strategic alternatives to overcome all the challenges faced. The purpose of this study is to determine the public service strategy of the Makassar Laboratory Center. This research is a quantitative research, using the SWOT-AHP approach to determine the right strategy in improving organizational performance. Data is collected from the documentation results and then analyzed according to SWOT-AHP stages.  The results of data processing show that in the item of strength, having an international standard TB lab is the most dominant strength possessed by BBLK Makassar, in the item of weakness, the biggest weakness is the organizational culture that still tends to be negative (rigid, individual, passive, lack of empathy in providing services, so efforts need to be made for the organization to carry out public services based on public excellent. While the most dominant opportunity to be utilized is information technology support, while the biggest threat faced by BBLK Makassar is the entry of foreign investors in laboratory services that have more sophisticated systems and equipment (the threat of global competition in the AFTA era). After the SWOT-AHP analysis, 4 strategies emerged, namely: increasing the promotion and technology-based information services, building an integrated information technology system, improving the quality and quantity of human resources, and maximizing tool utilization by adding new types of examinations.
Efektivitas Sistem Controlled Landfill dalam Penanganan Sampah di Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Sinjai Umar Congge; Syamsul Bahri; Nurhidayat Nurhidayat
TheJournalish: Social and Government Vol. 4 No. 2 (2023): social and government
Publisher : CV The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/tsg.v4i2.476

Abstract

Penanganan sampah sangat penting untuk mencapai kualitas lingkungan yang bersih dan sehat, dengan demikian sampah harus dikelola dengan sebaik-baiknya sehingga hal-hal yang negatif bagi kehidupan tidak sampai terjadi. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas Sistem Controlled Landfill dalam Penanganan Sampah di Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Sinjai. Metode penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini yaitu Tempat pembuangan akhir sampah yang ada di Tondong menggunakan sistem Controlled Landfill dalam penanganan sampahnya. Dimana sampah yang telah dikumpulkan di TPA dilakukan proses pemerataan sampah kemudian sampah tersebut ditimbun menggunakan tanah. Akan tetapi, Penanganan sampah dengan sistem controlled landfill atau penimbunan sampah dengan tanah berjalan kurang efektif dikarenakan kondisi tempat pembuangan akhir yang sudah penuh atau full kapasitas sehingga pengelolaan sampah yang dilakukan tidak berjalan sebagaimana mestinya serta masih kurangnya sarana dan prasarana yang ada lalu keterbatasan anggaran yang dimiliki.
The Urgency of Social Capital in Local Community Development Syamsul Bahri; Rusdi Maidin; Asmirah; Iskandar; Nurmi Nonci; Andi Burchanuddin; Harifuddin
Formosa Journal of Social Sciences (FJSS) Vol. 2 No. 3 (2023): September, 2023
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/fjss.v2i3.6462

Abstract

The concept of social capital is widely associated with development, and the term 'development' is always synonymous with changing from an old situation to a new situation with the representation of new values and abandoning old values. This condition is reflected in almost all development that takes place in all corners of the village in Indonesia. The result of such development is physical material progress, but non-material regression such as local socio-cultural values. In this context, this paper is intended to illustrate the urgency of local social capital in rural community development. The social setting of this paper is Tapong Village in Maiwa District, Enrekang Regency, South Sulawesi Province. Tapong village has great socio-cultural potential and social capital that needs to be preserved through development programs, especially culture, so that it can become a local asset. This potential is in the form of the Appa Alliri Customary Institution, and various rituals. Both of these assets are local wisdom as well as socio-cultural assets that live on to this day
Perilaku Masyarakat Dalam Tatanan Kehidupan Penerapan New Normal Di Rt 03 RW 06 Kelurahan Batua Kota Makassar Sutriani Sutriani; Asmirah Asmirah; Syamsul Bahri
Jurnal Sosiologi Kontemporer Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Sosiologi Kontemporer, Juni 2021
Publisher : Program Studi Sosiologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan diadakannya penelitian ini adalah untuk mengungkap pemahaman masyarakat mengenai penerapan new normal di kelurahan Batua dan untuk mengungkapkan perubahan pola hubungan sosial yang terjadi pasca penerapan new normal di kelurahan Batua. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yang menekankan pada penggunaan data yang diperoleh dari lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman masyarakat mengenai penerapan new  normal sangat kurang. Hal ini disebabkan oleh kurangnya perhatian dari pemerintah setempat dalam mensosialisasikan tentang penerapan new normal sehingga banyak masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan, dan masyarakat tidak hidup berdampingan dengan protokol kesehatan. Serta perubahan pola hubungan sosial yang terjadi di masyarakat, masyarakat berinteraksi dan beraktivitas tanpa menggunakan masker dan menjaga jarak. Hal ini disebabkan karena masyarakat sudah terbiasa dengan keadaan yang ada.