I Komang Sesara Ariyana
Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Fakultas Dharma Acarya, Institut Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGEMBANGAN MEDIA INTERAKTIF PEMBELAJARAN PLUGGED CODING BERBANTUAN CANVA UNTUK ANAK USIA DINI DI TK KUMARA SATYA DHARMA Ni Kadek Winda Adelia Pratiwi; I Komang Sesara Ariyana; I Putu Yoga Purandina
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v6i3.12059

Abstract

ABSTRACT Plugged coding refers to a coding learning approach that utilizes digital devices to introduce computational thinking, problem-solving, and basic programming concepts to young children. However, learning media for plugged coding that align with the developmental characteristics of early childhood remain limited, highlighting the need for innovative media that can provide engaging, interactive, and contextualized coding experiences. This study aimed to describe the design and development process, as well as to analyze the validity and practicality of a Canva-assisted interactive plugged coding learning media for early childhood learners at Kumara Satya Dharma Kindergarten. The study employed the Design and Development Research (DDR) method using the Richey and Klein development model, which consists of the analysis, design, development, and evaluation stages. The product developed was an interactive digital learning medium featuring four animal-themed educational games: Letter Arrangement, Finding the Way Home, Animal Life Cycle, and Animal Patterns. Product validation was conducted by experts, while practicality testing involved teachers and children as the media users. Data were collected through observation, interviews, documentation, and questionnaires and were analyzed using descriptive percentage techniques. The results indicated a very high level of validity, as demonstrated by media experts (97.50%), material experts (96.88%), and language experts (99.17%). Similar findings were observed in the practicality assessment, with percentages of 98.75% from teachers and 92.36% from children, both categorized as very practical. These findings indicate that the Canva-assisted interactive plugged coding learning media is feasible and appropriate for introducing coding concepts to early childhood learners. ABSTRAK Plugged coding merupakan pendekatan pembelajaran pemrograman yang memanfaatkan perangkat digital seperti komputer, tablet, atau media interaktif untuk mengenalkan konsep berpikir komputasional dan dasar-dasar pengkodean kepada peserta didik. Media pembelajaran plugged coding yang sesuai dengan karakteristik anak usia dini masih terbatas, sehingga diperlukan inovasi media yang mampu menghadirkan pengalaman belajar coding secara menarik, interaktif, dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan rancang bangun serta menganalisis validitas dan kepraktisan media interaktif pembelajaran plugged coding berbantuan Canva untuk anak usia dini di TK Kumara Satya Dharma. Penelitian menggunakan metode Design and Development Research (DDR) dengan model pengembangan Richey dan Klein yang mencakup tahap analisis, desain, pengembangan, dan evaluasi. Produk yang dikembangkan berupa media digital interaktif yang memuat empat permainan edukatif bertema binatang, yaitu Susun Huruf, Mencari Jalan Pulang, Siklus Hidup Binatang, dan Pola Binatang. Validasi produk dilakukan oleh para ahli, sedangkan uji kepraktisan melibatkan pendidik dan peserta didik sebagai pengguna media. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket, kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif persentase. Hasil penilaian menunjukkan tingkat validitas yang sangat tinggi dari ahli media (97,50%), ahli materi (96,88%), dan ahli bahasa (99,17%). Temuan serupa juga terlihat pada aspek kepraktisan, dengan persentase 98,75% dari pendidik dan 92,36% dari peserta didik yang termasuk dalam kategori sangat praktis. Hasil tersebut menunjukkan bahwa media interaktif pembelajaran plugged coding berbantuan Canva layak digunakan sebagai sarana pengenalan coding bagi anak usia dini.
PENGARUH KEGIATAN MEMBUAT KOLASE DARI LIMBAH SERUTAN KAYU TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK USIA 5-6 TAHUN Kadek Lia Sridanti; Ni Wayan Risna Dewi; I Komang Sesara Ariyana
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v6i3.13836

Abstract

ABSTRACT Fine motor skills constitute an essential component of early childhood development because they support children's independence, learning readiness, and participation in activities requiring precision and coordination. Observations conducted at TK Pradnya Paramita revealed that some children aged 5–6 years still experienced difficulties in coordinating hand and finger movements during manipulative tasks. This condition encouraged the use of wood shavings waste as collage material, providing a more varied sensorimotor experience than the learning media commonly used in the classroom. To examine its influence on fine motor development, this study involved 34 children divided into two groups: 16 children in the treatment group and 18 children in the comparison group. The study employed a quantitative approach using a quasi-experimental method with a Posttest-Only Control Group Design. Data were collected through observation and documentation, then analyzed using normality and homogeneity tests followed by an independent samples t-test. The findings indicated that the mean fine motor score of children who participated in collage activities using wood shavings waste was 42.13, exceeding the mean score of 31.67 obtained by the comparison group. Statistical analysis confirmed that the difference was significant (p < 0.05). These results suggest that wood shavings waste can serve as an effective learning medium for stimulating fine motor development while simultaneously introducing environmentally friendly and educationally valuable materials into early childhood education. ABSTRAK Kemampuan mengendalikan gerakan jari dan tangan menjadi bagian penting dari pengalaman belajar anak usia dini karena berkaitan dengan berbagai aktivitas yang membutuhkan ketelitian, koordinasi, dan kemandirian. Di TK Pradnya Paramita, masih ditemukan anak usia 5–6 tahun yang belum mampu mengoordinasikan gerakan tangan secara optimal ketika melakukan kegiatan yang memerlukan keterampilan manipulatif. Situasi tersebut mendorong pemanfaatan limbah serutan kayu sebagai bahan kolase yang diharapkan dapat menghadirkan pengalaman sensorimotor yang lebih beragam dibandingkan media yang umum digunakan di kelas. Untuk menelaah pengaruhnya terhadap perkembangan motorik halus, penelitian ini melibatkan 34 anak yang terbagi ke dalam dua kelompok, yaitu 16 anak pada kelas perlakuan dan 18 anak pada kelas pembanding. Kajian dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan Posttest-Only Control Group Design dalam kerangka quasi experiment. Data diperoleh melalui observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui uji normalitas, homogenitas, serta independent samples t-test. Hasil analisis menunjukkan bahwa capaian motorik halus anak pada kelompok yang mengikuti kegiatan kolase berbahan limbah serutan kayu memiliki rerata skor 42,13, lebih tinggi dibandingkan kelompok pembanding yang memperoleh rerata 31,67. Perbedaan tersebut terbukti signifikan secara statistik (p < 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa pemanfaatan limbah serutan kayu dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang efektif untuk menstimulasi perkembangan motorik halus sekaligus memperkenalkan penggunaan bahan yang bernilai edukatif dan ramah lingkungan pada pendidikan anak usia dini.