Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Integrasi Strategi Perawatan Preventif dan Korektif dengan Prinsip 3 Pilar Keberlanjutan Bangunan Gedung Watung , Jose Alexandre Franklin; Kandiyoh, Geertje Efraty
Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Vol 5 No 1 (2026): Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Ke-6 Politeknik Negeri
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bangunan gedung merupakan aset jangka panjang yang kinerjanya akan mengalami penurunan seiring waktu akibat faktor usia, intensitas pemanfaatan, dan pengaruh lingkungan. Perawatan bangunan menjadi elemen kunci dalam menjaga keberlanjutan fungsi, keandalan, serta nilai aset bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran dan kontribusi strategi perawatan preventif dan korektif dalam mendukung keberlanjutan bangunan gedung ditinjau dari tiga pilar keberlanjutan, yaitu lingkungan, sosial, dan ekonomi. Metode penelitian yang digunakan adalah narrative literature review terhadap delapan belas artikel jurnal ilmiah bereputasi yang diterbitkan pada periode 2017–2025 dan relevan dengan topik perawatan bangunan, manajemen fasilitas, keandalan, dan keberlanjutan. Analisis dilakukan melalui identifikasi konsep kunci, perbandingan pendekatan perawatan, serta sintesis temuan penelitian secara tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa perawatan preventif memiliki peran yang lebih dominan dalam menjaga kinerja bangunan, meningkatkan keandalan sistem, memperpanjang umur layanan, serta mengurangi dampak lingkungan dan gangguan operasional dibandingkan perawatan korektif yang bersifat reaktif. Perawatan korektif tetap diperlukan, namun perannya sebaiknya bersifat komplementer. Secara keseluruhan, strategi perawatan yang berorientasi preventif dan terintegrasi dengan prinsip keberlanjutan terbukti mampu mendukung keberlanjutan bangunan gedung secara lingkungan, sosial, dan ekonomi dalam jangka panjang.
Identifikasi Tingkat Kerusakan Komponen Dinding Bangunan sebagai Dasar Pemilihan Perawatan Dinding Bangunan Sekolah: Tinjauan Literatur Watung , Jose Alexandre Franklin; Kandiyoh, Geertje Efraty
Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Vol 5 No 1 (2026): Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Ke-6 Politeknik Negeri
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kerusakan pada komponen dinding merupakan salah satu permasalahan yang paling sering ditemukan pada bangunan gedung dan dapat memengaruhi fungsi, kenyamanan, estetika, serta umur layan bangunan. Penanganan kerusakan yang tidak sesuai dengan tingkat keparahannya berpotensi menyebabkan penurunan kinerja bangunan dan meningkatkan biaya perawatan. Oleh karena itu, identifikasi tingkat kerusakan dinding menjadi penting sebagai dasar dalam menentukan jenis perawatan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji berbagai hasil penelitian terkait jenis dan tingkat kerusakan komponen dinding serta menganalisis keterkaitannya dengan pemilihan strategi perawatan bangunan. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur naratif dengan menganalisis artikel-artikel ilmiah yang membahas identifikasi kerusakan bangunan, evaluasi tingkat kerusakan, dan perawatan bangunan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kerusakan dinding yang umum ditemukan meliputi retak, pengelupasan lapisan finishing, serta kerusakan akibat kelembapan dan rembesan air. Tingkat kerusakan umumnya diklasifikasikan menjadi kerusakan ringan, sedang, dan berat yang masing-masing memerlukan pendekatan perawatan yang berbeda. Kerusakan ringan lebih sesuai ditangani melalui perawatan preventif, kerusakan sedang melalui perawatan korektif, sedangkan kerusakan berat memerlukan rehabilitasi yang lebih menyeluruh. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa identifikasi tingkat kerusakan dinding merupakan dasar penting dalam pemilihan strategi perawatan yang efektif untuk menjaga keandalan dan keberlanjutan bangunan.