Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Optimasi Potensi Energi Terbarukan di Sulawesi Utara Menggunakan Pendekatan Machine Learning untuk Mendukung Ekosistem Hijau Berkelanjutan Polii, Andrea Rian; Faisal, Vania Ewvangelina; Polii, Anritsu Steven Christian; Kereh, Tracy Marsela
Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Vol 5 No 1 (2026): Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Ke-6 Politeknik Negeri
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Provinsi Sulawesi Utara memiliki kekayaan sumber daya energi baru terbarukan (EBT) yang sangat besar, mencakup potensi energi surya, angin, panas bumi, biomassa, dan energi air. Pengembangan ekosistem hijau di wilayah ini menekankan pada dekarbonisasi sistem energi, efisiensi sumber daya, dan pemanfaatan sumber energi terbarukan setempat yang ramah lingkungan. Berdasarkan dokumen Rencana Umum Energi Daerah (RUED), total potensi EBT teoretis di Sulawesi Utara mencapai 8.365 MW, dengan potensi spesifik yang telah teridentifikasi dan siap dioptimalkan sebesar 1.546,09 MW. Meskipun potensi tersebut sangat besar, ketergantungan terhadap energi fosil di wilayah kepulauan masih sangat tinggi. Wilayah terpencil seperti Sangihe dan Talaud masih terisolasi dengan durasi operasional listrik yang terbatas, yakni hanya berkisar antara 6 hingga 12 jam per hari  dengan beberapa wilayah seperti Miangas hanya 6–8 jam karena tingginya biaya operasional pembangkit diesel. Artikel ini mengkaji implementasi Machine Learning (ML) melalui lima model algoritma untuk peramalan beban, prediksi luaran energi, dan deteksi anomali jaringan. Metodologi penelitian menggunakan dataset multi-source sebanyak 342.400 titik data yang bersumber dari data deret waktu (time-series) BMKG dan PLN periode 2016–2025. Hasil penelitian menunjukkan tingkat akurasi rata-rata sistem mencapai 92,3%, dengan model XGBoost mencatatkan performa tertinggi (97,2%) dalam peramalan beban harian. Integrasi teknologi ini menjadi prasyarat mutlak untuk mencapai target bauran EBT 67% pada tahun 2050 sesuai mandat PERDA No. 8 Tahun 2022.