Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Efektivitas Psikoedukasi Tekanan Sosial dan Coping dalam Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba pada Siswa SMPN 30 Semarang Adhaida Khoirun Najwa; Agesti Ananda; Najwa Meylina Putri Awansyah; Zahrotul Munawaroh; Fikrotul Hanifah; Sardiyanto Sardiyanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1406

Abstract

Penyalahgunaan narkoba pada remaja merupakan permasalahan yang memerlukan upaya pencegahan sejak dini karena dapat berdampak pada aspek psikologis, sosial, dan akademik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai pencegahan penyalahgunaan narkoba melalui psikoedukasi yang mengintegrasikan materi tekanan sosial (peer pressure), coping, self-control, regulasi emosi, pengambilan keputusan, dan keterampilan asertif. Kegiatan dilaksanakan di SMPN 30 Semarang dengan melibatkan 256 siswa kelas VII. Metode yang digunakan berupa psikoedukasi interaktif melalui ceramah, ice breaking, diskusi penerapan materi pada setiap pergantian topik, serta evaluasi menggunakan desain one group pretest-posttest. Pengukuran dilakukan menggunakan instrumen pre-test dan post-test berbasis Quizizz untuk meningkatkan partisipasi dan motivasi siswa selama kegiatan berlangsung. Hasil menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor dari 17,27 pada pre-test menjadi 19,80 pada post-test. Analisis menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p<0,05), yang mengindikasikan adanya perbedaan yang signifikan antara skor sebelum dan sesudah intervensi. Temuan ini menunjukkan bahwa psikoedukasi yang mengintegrasikan aspek tekanan sosial dan coping efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terkait pencegahan penyalahgunaan narkoba. Program serupa dapat dikembangkan secara berkelanjutan sebagai salah satu strategi preventif berbasis sekolah untuk memperkuat ketahanan psikologis remaja terhadap perilaku berisiko.
Self-Disclosure and Anxiety in University Students in Long-Distance Relationships: An Attachment Style Perspective Sekar Pudjiastuti; Fikrotul Hanifah
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 11 (2025): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v4i11.7190

Abstract

Long-distance relationships are a condition frequently experienced by university students in romantic partnerships, often leading to anxiety due to the limited opportunities for direct interaction. This research aims to examine the effect of self-disclosure on the anxiety of students engaged in long-distance relationships, viewed from the perspective of attachment style. The research employed a quantitative approach with 265 participants selected through purposive sampling. Three instruments were used for measurement: the Zung Self-Rating Anxiety Scale (ZSAS), a self-disclosure scale based on Devito’s (1986) theory, and an attachment style scale adapted from Bartholomew and Horowitz (1991). Data were analyzed using moderated multiple linear regression. The findings revealed a significant effect of self-disclosure on student anxiety; however, attachment style did not strengthen or weaken this effect. This study provides practical implications for students in maintaining long-distance relationships through enhanced self-disclosure, as well as theoretical contributions to the field of relationship psychology. Self-disclosure is effective in reducing student anxiety in LDR, but its effectiveness is not affected by attachment styles. These findings provide practical implications for students in managing LDR through increased openness, as well as theoretical contributions to the development of relationship psychology.
Smart Mapping sebagai Strategi Profiling ASN: Optimalisasi Sistem Talent Mapping Aparatur di BKPSDM Kabupaten Tegal Hana Hanifah; Fikrotul Hanifah; Diana Ariyani
Lebah Vol. 19 No. 6 (2026): July: Pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/lebah.v19i6.582

Abstract

Implementasi sistem merit dalam pengelolaan Aparatur Sipil Negara (ASN) memerlukan dukungan pemetaan kompetensi dan talent mapping berbasis data. Namun, pelaksanaan Assessment Center konvensional masih menghadapi kendala berupa biaya tinggi, waktu pelaksanaan yang lama, dan keterbatasan cakupan peserta. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi Smart Mapping sebagai strategi profiling ASN berbasis Computer Based Test (CBT) di BKPSDM Kabupaten Tegal. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) melalui tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi secara kolaboratif antara mahasiswa dan mitra instansi. Kegiatan dilaksanakan selama 10 hari dengan melibatkan sekitar 1.000 ASN dari berbagai perangkat daerah. Instrumen asesmen yang digunakan meliputi Culture Fair Intelligence Test (CFIT), PAPI-Kostick, dan Situational Judgement Test (SJT). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa implementasi Smart Mapping berbasis CBT mampu mendukung proses profiling ASN secara lebih efisien, sistematis, dan terstruktur dibandingkan metode konvensional. Sistem digital membantu pengelolaan peserta, distribusi asesmen, dan pengolahan data kompetensi secara lebih efektif. Selain itu, keterlibatan mahasiswa dalam pendampingan teknis dan operasional asesmen menunjukkan adanya kolaborasi partisipatif yang mendukung efektivitas pelaksanaan pengabdian. Smart Mapping berpotensi mendukung optimalisasi sistem talent mapping dan manajemen talenta ASN berbasis data di lingkungan pemerintah daerah
Psikoedukasi Art Therapy Melukis Bebas Sebagai Upaya Peningkatan Mood Pasien Rawat Inap Jiwa di Soerojo Hospital Magelang Annisa Mufti Hapsari; Sabila Azka Khairani; Wahyu Chandra Ullifa; Sri Wahyu Andayani; Fikrotul Hanifah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 5 No. 1 (2026): September
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1597

Abstract

Gangguan jiwa merupakan permasalahan kesehatan global yang berdampak pada jutaan individu, termasuk pasien rawat inap di rumah sakit jiwa yang rentan mengalami penurunan mood dan keterbatasan dalam mengekspresikan emosi. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan mood positif pasien rawat inap Bangsal Lily 11 Soerojo Hospital Magelang melalui psikoedukasi yang mengintegrasikan art therapy melukis bebas, sekaligus memfasilitasi ekspresi emosi dan memberikan pengalaman terapeutik yang relaksatif. Mitra pengabdian adalah empat pasien wanita dewasa (usia 18-50 tahun) yang berada dalam kondisi kooperatif. Kegiatan dilaksanakan pada 27 April 2026 selama ±50 menit, meliputi pembukaan, pre-test, psikoedukasi mengenai mood dan art therapy, praktik melukis bebas menggunakan kanvas dan cat air, post-test, serta penutupan. Perubahan mood diukur menggunakan alat ukur sederhana yang mengadaptasi dimensi dari Four Dimension Mood Scale (FDMS) dan diperkuat dengan observasi langsung. Hasil menunjukkan bahwa tiga dari empat peserta mengalami perubahan mood ke arah yang lebih positif setelah intervensi, antara lain peningkatan semangat, munculnya perasaan optimis, serta kemampuan mengekspresikan emosi secara nonverbal melalui lukisan. Satu peserta belum menunjukkan perubahan mood yang signifikan, namun mampu duduk fokus selama proses melukis. Temuan ini menegaskan bahwa psikoedukasi art therapy melukis bebas berpotensi menjadi modalitas pendukung yang efektif dalam rehabilitasi psikososial pasien rawat inap jiwa, sehingga disarankan untuk diterapkan secara rutin dengan jumlah sesi dan peserta yang lebih banyak