Rauman Mahmud
Universitas Pasifik Morotasi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Permainan Tradisional Indonesia dalam Perspektif Etnomatematika: Studi Literatur Rauman Mahmud; Dyah Safitri Qammariyah Kharie
Amalgamasi: Journal of Mathematics and Applications Vol. 4 No. 2 (2025): Amalgamasi: Journal of Mathematics and Applications
Publisher : Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55098/amalgamasi.v4.i2.pp86-93

Abstract

Etnomatematika merupakan kajian yang mengaitkan konsep-konsep matematika dengan praktik budaya masyarakat. Permainan tradisional sebagai bagian dari budaya lokal Indonesia menyimpan beragam konsep matematika yang potensial dimanfaatkan dalam pembelajaran. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis hasil-hasil penelitian terkait etnomatematika pada permainan tradisional di Indonesia. Metode yang digunakan adalah studi literatur terhadap artikel jurnal, prosiding, dan buku yang relevan dengan topik etnomatematika dan permainan tradisional. Hasil kajian menunjukkan bahwa berbagai permainan tradisional Indonesia, seperti jamuran, bekles, engklek, kelereng, congklak, patok lele dalam, kartu wayang umbul, layang-layang, lompat tali, dan dam mengandung konsep matematika meliputi bilangan, operasi hitung, geometri, pola, peluang, trigonometri serta teori graf. Integrasi permainan tradisional dalam pembelajaran matematika terbukti mampu meningkatkan pemahaman konsep, motivasi belajar, dan sikap positif siswa terhadap matematika
Ethnomatematika: Numerasi dan Sistem Bilangan Bahasa Galela Akmal Hi. Dahlan; Dyah Safitri Qummariyah Kharie; Rauman Mahmud; Amrin Sibua
Amalgamasi: Journal of Mathematics and Applications Vol. 5 No. 1 (2026): Amalgamasi: Journal of Mathematics and Applications
Publisher : Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55098/amalgamasi.v5.i1.pp23-32

Abstract

Setiap masyarakat memiliki sistem bilangan yang berkembang sesuai dengan bahasa, budaya, dan cara pandangnya dalam merepresentasikan kuantitas suatu objek. Sistem bilangan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai alat berhitung, tetapi juga mencerminkan pengetahuan matematis yang hidup dalam suatu komunitas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sistem numerasi dan sistem bilangan dalam Bahasa Galela melalui perspektif etnomatematika, sekaligus mendokumentasikan dan melestarikan warisan bahasa daerah yang mulai mengalami penurunan penggunaan di kalangan generasi muda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi. Subjek penelitian meliputi tokoh adat dan tokoh masyarakat di Pulau Morotai, yang didukung oleh kajian literatur berupa buku, artikel ilmiah, dan sumber-sumber relevan lainnya. Pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka, observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem bilangan dalam Bahasa Galela memiliki sepuluh bilangan pokok, yaitu bilangan satu hingga sepuluh, sedangkan bilangan yang lebih besar dibentuk melalui pola pengembangan berdasarkan bilangan-bilangan pokok tersebut. Temuan ini menunjukkan adanya struktur numerasi yang sistematis dan mencerminkan konsep matematis yang berkembang dalam budaya masyarakat Galela. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi salah satu referensi dalam pengembangan bahan ajar Muatan Lokal berbasis budaya daerah serta mendukung upaya pelestarian bahasa dan budaya Galela melalui pembelajaran di sekolah-sekolah di Kabupaten Pulau Morotai.