Hendriyani Setianingsih
SEKOLAH TINGGI AGAMA BUDDHA NEGRI RADEN WIJAYA

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH REPRESENTASI RITUAL OKULTISME DALAM FILM THE INCANTATION TERHADAP PANDANGAN MASYARAKAT TENTANG AJARAN BUDDHISME Hendriyani Setianingsih; Bodhi Ratana
Al Hikmah Vol 12 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ah.v12i1.30239

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendekonstruksi distorsi simbolis dalam film horor Taiwan Incantation guna mengungkap bagaimana elemen-elemen ikonografi Buddha dimanipulasi ke dalam sebuah narasi horor. Dengan mengidentifikasi proses misrepresentasi yang mengaburkan batas antara tradisi klan lokal dan ajaran agama formal, studi ini memetakan implikasi sosiologis terkait potensi munculnya stigma keagamaan di kalangan penonton modern. Menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data berbasis dokumen, penelitian ini mendekonstruksi penggunaan elemen teknis sinematik dan fitur keagamaan yang digambarkan dalam film tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Incantation secara sistematis menggunakan "Pseudo-Mudras" (Mudra Semu) dan "Pseudo-Mantras" (Mantra Semu) dalam format found footage untuk menciptakan klaim kebenaran yang memanipulasi batasan antara mitos lokal dan agama institusional. Penggambaran entitas "Mother Buddha" beserta ritual yang menyertainya ditemukan bertentangan secara fundamental dengan prinsip-prinsip Metta (cinta kasih) yang ditekankan dalam Tripitaka. Implikasi dari penelitian ini menyoroti risiko degradasi nilai keagamaan dan stigma negatif, karena penonton dengan literasi keagamaan yang rendah dapat mempersepsikan representasi fiksi ini sebagai kebenaran budaya yang mutlak. Orisinalitas dari penelitian ini terletak pada dekonstruksi teknis dari elemen-elemen "semu" (pseudo) di dalam genre found footage, yang secara khusus mengisi celah literatur mengenai pengaruh distorsi simbol-simbol sakral terhadap persepsi lintas budaya di era media baru.Kata Kunci: Incantation, Agama Buddha, Dekonstruksi, Found Footage, Distorsi Simbolis.