Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

INISIASI POSYANDU REMAJA MELALUI SCREENING KESEHATAN ANAK DAN REMAJA DI DESA LOA ULUNG, TENGGARONG SEBERANG, KUTAI KARTANEGARA Fitria Anggraini; Mona Zubaidah; Vera Madonna Lumban Toruan; Nurkhoma Fatmawati; sholichin
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 4 No. 3 (2026): Juni
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Kesehatan remaja merupakan aspek penting dalam pembangunan kesehatan masyarakat. Desa Loa Ulung, Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara belum memiliki program khusus untuk pemantauan kesehatan remaja secara terstruktur. Kegiatan pengabdian masyarakat berupa community-based health screening dalam rangka inisiasi Posyandu Remaja di wilayah pedesaan yang belum memiliki layanan kesehatan remaja terstruktur. Menginisiasi pembentukan Posyandu Remaja di Desa Loa Ulung dengan melakukan screening awal kesehatan anak dan remaja.  Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 20 Juli 2025 di Aula Serbaguna Posyandu Desa Loa Ulung. Populasi sasaran adalah remaja usia 10–19 tahun, yang dilakukan secara sukarela melalui koordinasi dengan kader Posyandu dan orang tua. Pemeriksaan meliputi pengukuran antropometri (status gizi berdasarkan IMT/U menggunakan standar WHO 2007 untuk usia 5–19 tahun), tekanan darah (diklasifikasikan berdasarkan panduan AAP 2017 untuk anak dan remaja), dan glukosa darah sewaktu (diklasifikasikan berdasarkan kriteria ADA 2021) terhadap 44 peserta usia 7–19 tahun. Ditemukan 52,3% kasus underweight dan 4,5% gemuk; 25% tekanan darah meningkat dan 4,5% hipertensi Tahap 1; serta 2,3% pradiabetes. Pemeriksaan glukosa darah dilakukan menggunakan metode kapiler sesuai standar prosedur operasional.  Inisiasi Posyandu Remaja berhasil dilaksanakan dengan capaian 44 peserta terlayani, serta data baseline status kesehatan terdokumentasi. Kegiatan ini memberikan gambaran awal status kesehatan anak dan remaja yang hadir di Desa Loa Ulung. Diperlukan program lanjutan untuk pemantauan kesehatan dan edukasi berkelanjutan. Pengintegrasian Posyandu Remaja ke dalam sistem kesehatan desa dan dukungan kebijakan pemerintah lokal diperlukan untuk menjamin keberlanjutan program.