Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS DAYA DUKUNG HIJAUAN PAKAN TERNAK DAN PEMETAAN WILAYAH POTENSIAL PENGEMBANGAN USAHA SAPI POTONG DI DISTRIK JAGEBOB KABUPATEN MERAUKE Wa Ode Suriani; Ferdinand C Situmorang; Syetiel Maya Salamony; Astaman Amir
Journal of Social and Economics Research Vol 7 No 2 (2025): JSER, December 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v7i2.1169

Abstract

Penelitian bertujuan menganalisis daya dukung hijauan pakan ternak (HPT) untuk mendukung pengembangan usaha sapi potong Distrik Jagebob, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan. Permintaan daging sapi nasional yang meningkat belum diimbangi oleh produksi dalam negeri akibat keterbatasan pakan dan pengelolaan lahan yang belum optimal. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif analisis berbasis spasial dengan pemetaan melalui aplikasi Google Earth dan analisis zonasi potensi wilayah menggunakan Quantum GIS (QGIS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa total luas wilayah pada lima kampung, yaitu Kartini, Jagebob Raya, Gurinda Jaya, Mimi Baru, dan Kamnosari mencapai 56.410 hektare, dengan luas lahan hijauan pakan ternak sebesar 4.747 hektare dan total produksi bahan kering mencapai 46.702 ton per tahun. Jenis tanaman dengan kontribusi tertinggi terhadap ketersediaan pakan adalah jerami kacang tanah, namun tingkat pemanfaatannya masih rendah dengan indeks termanfaatkan 0,3. Analisis Indeks Daya Dukung (IDD) menunjukkan bahwa Kampung Mimi Baru dan Kartini memiliki potensi tertinggi untuk pengembangan sapi potong, sedangkan Kamnosari dan Gurinda Jaya memiliki potensi rendah. Secara keseluruhan, kapasitas penambahan ternak mencapai 57.374,50 ST, menunjukkan potensi besar bagi pengembangan peternakan sapi potong berkelanjutan di Distrik Jagebob.
The Utilization of Agricultural Mechanization and Its Impact on Integrated Rice Farming and Cattle Farming in Merauke Regency T. A. K Rimbayana; Abdul Rizal; Wa Ode Suriani; Natsir Sandiah; Yosehi Mekiuw; Yus Witdarko
Journal of Agriculture, Agribusiness, Welfare, Technology, Humanity, Environment, Social, and Economy Vol. 1 No. 4 (2026): Januari 2026 Edition
Publisher : Fakultas Teknologi Pertanian Unsultra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64690/agrones.v1i4.620

Abstract

Agricultural mechanization is an important strategy for increasing the efficiency and productivity of integrated rice farming with cattle farming in Merauke Regency. Agricultural mechanization can improve labor efficiency and accelerate the cultivation process, from land preparation to post-harvest. This research was conducted from October to December 2025 in three districts: Tanah Miring, Kurik, and Semangga. The research locations were selected based on the highest rice production centers in Merauke Regency. Data in this study were obtained from primary and secondary data. The results showed that all rice farmers who are members of farmer groups have utilized agricultural machinery in their farming processes, including cultivation, harvesting, and post-harvest. Rice farming using mechanization is feasible with a R/C ratio of 2.38. The amount of farmer income is Rp 32,590,000 and profit is Rp 21,907,000 per planting season.
ANALISIS DAYA DUKUNG HIJAUAN PAKAN TERNAK DAN PEMETAAN WILAYAH POTENSIAL PENGEMBANGAN USAHA SAPI POTONG DI DISTRIK JAGEBOB KABUPATEN MERAUKE Wa Ode Suriani; Ferdinand C Situmorang; Syetiel Maya Salamony; Astaman Amir
Journal of Social and Economics Research Vol 7 No 2 (2025): JSER, December 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v7i2.1169

Abstract

Penelitian bertujuan menganalisis daya dukung hijauan pakan ternak (HPT) untuk mendukung pengembangan usaha sapi potong Distrik Jagebob, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan. Permintaan daging sapi nasional yang meningkat belum diimbangi oleh produksi dalam negeri akibat keterbatasan pakan dan pengelolaan lahan yang belum optimal. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif analisis berbasis spasial dengan pemetaan melalui aplikasi Google Earth dan analisis zonasi potensi wilayah menggunakan Quantum GIS (QGIS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa total luas wilayah pada lima kampung, yaitu Kartini, Jagebob Raya, Gurinda Jaya, Mimi Baru, dan Kamnosari mencapai 56.410 hektare, dengan luas lahan hijauan pakan ternak sebesar 4.747 hektare dan total produksi bahan kering mencapai 46.702 ton per tahun. Jenis tanaman dengan kontribusi tertinggi terhadap ketersediaan pakan adalah jerami kacang tanah, namun tingkat pemanfaatannya masih rendah dengan indeks termanfaatkan 0,3. Analisis Indeks Daya Dukung (IDD) menunjukkan bahwa Kampung Mimi Baru dan Kartini memiliki potensi tertinggi untuk pengembangan sapi potong, sedangkan Kamnosari dan Gurinda Jaya memiliki potensi rendah. Secara keseluruhan, kapasitas penambahan ternak mencapai 57.374,50 ST, menunjukkan potensi besar bagi pengembangan peternakan sapi potong berkelanjutan di Distrik Jagebob.