Putri Ayu Anggraeni
Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Cirebon

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TIKTOK MEDIA PARTISIPASI BAGI GEN Z DALAM PERCEPATAN PEMBANGUNAN JALAN DI DAERAH KABUPATEN KUNINGAN Putri Ayu Anggraeni; Sarip Sarip; Nur Rahman
PEPAKEM: JURNAL HUKUM TATA NEGARA DAN POLITIK ISLAM Vol 4 No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : Hukum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/pepakem.v4i1.656

Abstract

The development of TikTok has expanded opportunities for public participation, particularly for Generation Z in expressing concerns about infrastructure services. This study examines the use of TikTok as a medium for Generation Z participation in advocating road improvements in Kuningan Regency and evaluates government responses from the perspective of responsive law. The study employed an empirical legal method using a socio-legal approach and qualitative design. Data were collected through content analysis of TikTok videos concerning damaged roads, semi-structured interviews with a representative of the Kuningan Regency Public Works and Spatial Planning Office, and a review of legislation, government documents, and relevant literature. The data were analyzed thematically and chronologically by distinguishing digital visibility, communicative responses, administrative follow-up, policy commitments, and physical road improvements. The findings indicate that TikTok functions as an advocacy and amplification channel that can increase public attention and encourage an initial government response. However, virality cannot be directly regarded as the cause of accelerated road improvements because road handling remains influenced by road status, jurisdictional authority, technical verification, planning, and budget availability. From the perspective of responsive law, the government should integrate digital aspirations into formal complaint mechanisms so that every report is addressed transparently, fairly, and traceably rather than according to the popularity of online content.
Pembentukan Norma Hukum Adat Melalui Transformasi Mitos Membunyikan Klakson Di Jalan Alas Roban Putri Ayu Anggraeni; Nasywa Hamidah
Qanuniya : Jurnal Ilmu Hukum Vol. 2 No. 2 (2025): Qanuniya : Jurnal Ilmu Hukum
Publisher : Program Magister Ilmu Hukum Pascasarjana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/qanuniya.v2i2.2051

Abstract

Jalan Alas Roban di Jawa Tengah dikenal dengan mitos membunyikan klakson saat melintas yang diyakini sebagai bentuk penghormatan terhadap kekuatan gaib. Kebiasaan ini terus bertahan meskipun modernisasi lalu lintas berlangsung pesat. Fenomena tersebut menarik diteliti berdasarkan perspektif sosiologi hukum karena memperlihatkan bagaimana mitos dapat bertransformasi menjadi norma hukum adat yang mengikat. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis proses transformasi mitos membunyikan klakson menjadi norma hukum adat sekaligus mengkaji legitimasi sosialnya di tengah perkembangan hukum positif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan normatif melalui studi literatur, analisis pemberitaan, penelusuran wacana di media sosial, dan serta analisis regulasi lalu lintas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik membunyikan klakson di Jalan Alas Roban telah bertransformasi dari mitos bernuansa spiritual menjadi norma sosial yang memiliki legitimasi kuat, meski tidak diatur secara eksplisit dalam hukum positif. Keberadaannya pun mendapat penguatan dari Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis interdisipliner yang menautkan sosiologi hukum dan hukum adat untuk menjelaskan bagaimana mitos dapat berkembang menjadi living law di ruang publik modern. Kontribusi praktisnya memberikan landasan bagi penyusunan kebijakan lalu lintas yang responsif terhadap kearifan lokal dan mendorong pelestarian tradisi masyarakat yang berfungsi mendukung keselamatan berkendara.