Bilal Ramadhan
Universitas Kiai Abdullah Faqih Gresik

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kontekstualisasi Hadis-Hadis Amanah dan Relevansinya terhadap Pencegahan Korupsi di Indonesia: Studi Ma‘ānī al-Ḥadīṡ Bilal Ramadhan; Nasrulloh Nasrulloh
Jawahir Al-Ahadis Vol. 2 No. 1 (2026): June 2026
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/jawahir.v2i1.10461

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis makna hadis-hadis tentang amanah serta relevansinya terhadap fenomena korupsi di Indonesia melalui pendekatan Ma‘ānī al-Ḥadīṡ. Penelitian ini berangkat dari minimnya kajian yang menghubungkan hadis amanah dengan diskursus korupsi kontemporer secara kontekstual, karena sebagian besar penelitian sebelumnya masih berfokus pada aspek normatif, hukum, atau etika umum. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif. Data penelitian berupa hadis-hadis tentang amanah yang dianalisis melalui aspek linguistik, kontekstual, dan substantif untuk menemukan relevansinya dengan tata kelola publik modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa amanah dalam hadis tidak hanya bermakna kejujuran personal, tetapi juga mengandung prinsip tanggung jawab atas kewenangan, akuntabilitas jabatan, dan perlindungan terhadap kepentingan publik. Penelitian ini menemukan bahwa korupsi dapat dipahami sebagai bentuk pengkhianatan amanah yang terjadi ketika kewenangan dipisahkan dari tanggung jawab moral dan sosial. Kontribusi penelitian ini terletak pada upaya menempatkan hadis-hadis amanah sebagai landasan konseptual bagi pengembangan etika publik yang memiliki keterkaitan dengan prinsip integritas, akuntabilitas, dan tata kelola pemerintahan yang baik.
A Study of the Hadith on Trust from the Perspective of the Phenomenon of Corruption in Indonesia: A Ma'ani Analysis of Al-Hadith Bilal Ramadhan; Nasrulloh Nasrulloh
Taqriri: Journal of Al-Hadith Science Studies Vol. 1 No. 2 (2025)
Publisher : Penerbit Hellow Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61166/taqriri.v1i2.23

Abstract

This study examines how the concept of amanah in the Prophet’s hadith is understood through the Ma’ani al-Hadith approach and contextualized within the growing phenomenon of corruption in Indonesia. The research is motivated by increasing abuses of power and declining public integrity, which indicate a weak internalization of amanah in socio-political life. Offering theoretical contribution, this study analyzes key hadiths on amanah, including its disappearance as a sign of the Last Day, its association with hypocrisy, and the prohibition of betrayal. These hadiths are examined both textually and contextually and then related to contemporary issues of public ethics and governance. Using a qualitative library-based method, the research focuses on the meaning of amanah, its relevance to corrupt behavior, and its implications for ethical leadership. The findings reveal that amanah plays a vital role in strengthening moral integrity, professional responsibility, and public accountability, which are essential foundations for corruption prevention. The study emphasizes the urgency of reinforcing amanah through religious education, moral development, and institutionalized public ethics in Indonesia.