Sri Hartina
Universitas Muhammadiyah Papua Barat

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI EDUKASI KESEHATAN TENTANG PENCEGAHAN PENULARAN PENYAKIT TB PARU DALAM MENINGKATKAN KEMANDIRIAN KELUARGA Sri Hartina; Reva Mulyati; Achmad Riyan Wardoyo; Revisika Revisika; Dian Indriyani
Jurnal Osadhawedyah Vol 4 No 2 (2026): Jurnal Osadhawedyah | Mei - Juli 2026
Publisher : PT NAFATIMAH GRESIK PUSTAKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit infeksi menular yang masih menjadi masalah kesehatan mayarakat di dunia termasuk Indonesia. Penyakit ini sering menyerang paru-paru, namun juga dapat menyerang organ lain di tubuh sehingga menimbulkan resiko kesehatan yang serius. Tuberkulosis saat ini masih merupakan masalah kesehatan masyarakat baik di Indonesia maupun internasional sehingga menjadi salah satu tujuan pembangunan kesehatan berkelanjutan (SDGs). Indonesia termasuk negara terbesar kedua penyumbang kasus TB di dunia. Salah satu cara yang digunakan untuk mengendalikan dan mencegah penyebaran penyakit TB paru yaitu melalui upaya edukasi kesehatan. Tujuan implementasi yaitu untuk menggambarkan pengetahuan pasien TB paru sebelum dan setelah dilakukan edukasi tentang penyakit TB paru. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus dengan subyek dua pasien TB paru di ruang poliklinik Paru RSUD Provinsi Papua Barat Kota Manokwari tahun 2026. Analisa data menggunakan analisis deskriptif dengan melihat tingkat pengetahuan sebelum dan setelah implementasi edukasi kesehatan. Sebelum implementasi tingkat pengetahuan subjek I dalam kategori kurang dengan skor 50% dan subjek II dalam kategori cukup dengan skor 70%. Setelah implementasi, tingkat pengetahuan tentang penyakit TB paru pada subjek I menjadi 80% dalam kategori baik dan subjek II menjadi 90% dalam kategori baik. Disarankan pasien TB paru dapat mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh agar mencegah terjadinya penularan penyakit TB paru.
PENGARUH PENGETAHUAN KETERPAJANAN INFORMASI KB TERHADAP PENGGUNAAN KONTRASEPSI PADA WANITA USIA 15-19 TAHUN DI INDONESIA Reva Mulyati; Sri Hartina; Achmad Riyan Wardoyo
Jurnal Osadhawedyah Vol 4 No 1 (2026): Jurnal Osadhawedyah | Februari - April
Publisher : PT NAFATIMAH GRESIK PUSTAKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penduduk Indonesia didominasi oleh kelompok usia remaja (10-19 tahun) yaitu sekitar 63,4 juta jiwa yang terdiri dari 32.164.436 remaja laki-laki (50,70%) dan 31.279.012 remaja perempuan (49,30%). Fenomena kelompok usia ini terkait perilaku seksual berisiko hingga memiliki risiko tinggi terhadap kehamilan yang tidak diinginkan (KTD). Angka penggunaan kontrasepsi pada wanita usia 15-19 tahun di Indonesia masih tergolong rendah. Terbatasnya Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan dan keterpajanan informasi KB terhadap penggunaan kontrasepsi pada wanita usia 15-19 tahun di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional, sampelnya adalah wanita usia 15-19 tahun pada data SDKI 2017. Pada hasil ditemukan Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan penggunaan alat kontrasepsi pada wanita usia 15-19 tahun, p-value 0,000 dan POR sebesar 0,506 (95% CI=0,410-0,623). Artinya wanita usia 15-19 tahun yang berpengetahuan baik terkait KB memiliki peluang sebesar 0,5 kali lebih besar untuk tidak menggunakan kontrasepsi dibandingkan dengan yang berpengetahuan rendah. Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan penggunaan kontrasepsi pada wanita usia 15-19 tahun di Indonesia. Hasil penelitian ini dapat dijadikan acuan dalam peningkatan program edukasi kesehatan reproduksi, terutama pada remaja perempuan. Edukasi perlu difokuskan pada penjelasan manfaat, jenis dan cara kerja kontrasepsi secara komprehensif sehingga pengetahuan yang dimiliki tidak hanya bersifat informatif tetapi juga mampu mendorong perubahan sikap dan meningkatkan pengambilan keputusan yang lebih tepat dalam penggunaan kontrasespi.