Hayatul Lisa
Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Self disclosure di Instagram pada Mahasiswa Pascasarjana UIN Ar-Raniry: Kajian Psikologi Komunikasi Hayatul Lisa; Kusmawati Hatta; Ismiati Ismiati
Arini: Jurnal Ilmiah dan Karya InovasiĀ Guru Vol. 3 No. 1 (2026): ARINI: Jurnal Ilmiah dan Karya Inovasi Guru
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/arini.v3i1.595

Abstract

Perkembangan media sosial telah mengubah pola komunikasi interpersonal masyarakat, khususnya pada Generasi Z yang sangat akrab dengan teknologi digital. Instagram menjadi salah satu platform yang paling banyak digunakan mahasiswa sebagai ruang ekspresi diri, berbagi pengalaman, serta mengungkapkan perasaan pribadi melalui fitur story, caption, reels, dan close friends. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk self disclosure mahasiswa Pascasarjana UIN Ar-Raniry di Instagram serta faktor-faktor psikologis yang mendorong keterbukaan diri tersebut. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap 12 informan yang dipilih secara purposive sampling. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa lebih nyaman melakukan self disclosure melalui Instagram dibanding komunikasi langsung karena platform ini memberikan rasa aman, fleksibilitas, dan kemampuan mengontrol audiens. Faktor psikologis seperti kebutuhan dukungan sosial, keinginan mengekspresikan emosi, dan kebutuhan pengakuan sosial menjadi pendorong utama keterbukaan diri. Topik yang paling sering diungkapkan meliputi tekanan akademik, motivasi diri, kehidupan personal, dan relasi sosial. Temuan ini memperkuat perspektif Social Penetration Theory bahwa keterbukaan diri bersifat progresif dan dipengaruhi oleh persepsi risiko serta kebutuhan relasional individu dalam lingkungan digital.