Czar Daffa Al Farisi
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Membaca Produksi Banalitas Kejahatan Dalam Modernitas: Sebuah Kajian Hermeneutika Filosofis atas Eichmann in Jerusalem Czar Daffa Al Farisi; Aim Abdulkarim; Prayoga Bestari
SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum Vol. 5 No. 3 (2026): SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum, Juni 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/seikat.v5i3.2524

Abstract

Banalitas kejahatan kerap dipahami secara psikologis, bahwa Eichmann dan para penjahat perang dunia kedua di pihak Nazi-Jerman bersalah karena tidak berpikir dalam melakukan tindakan kejahatan kemanusiaan pada kebijakan solusi akhir di akhir perang dunia kedua. Perlu pembacaan kembali dan peninjauan ulang atas banalitas kejahatan ini, karena ternyata struktur zaman dari modernitas seringkali luput dari para pembaca Arendt. Dengan menggunakan hermeneutika filosofis yang dikembangkan oleh Hans-Georg Gadamer, penulis berhasil melihat jika ada cara membaca Arendt yang sama sekali lain yakni menggeser penekanan tafsirnya pada masalah yang muncul dalam dua karya besarnya yakni Asal-Usul Totalitarisme dan Eichmann in Jerusalem yaitu modernitas itu sendiri. Modernitas sebagai zaman dimana rasionalitas terbit dalam bentuk instrumentalnya, seperti pada birokrasi dan sistem administrasi di negara-negara modern. Menjadikan kejahatan harus dihayati secara berbeda, ia menjadi asing dan banal, melampaui segala teori dan rumusan etika yang dikembangkan umat manusia sebelumnya. Sekaligus ini merupakan masalah serius yang terus tampil dan perlu dimasukan dalam diskursus kontemporer mengenai modernitas dan problema kemanusiaan modern.