Nurhayati Ningsih
Universitas Sains Cut Nyak Dhien Langsa, Provinsi Aceh

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tingkat Pengetahuan Penderita Tuberkulosis Tentang Penularan Tuberkulosis di Wilayah Kota Langsa Bunga Novianty Sukma Dana; Nurhayati Ningsih; Linda Jurwita
Teewan Journal Solutions Vol. 3 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Teewan Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/cdxg4w91

Abstract

Tuberkulosis (TB) masih menjadi tantangan kesehatan yang signifikan di Indonesia, termasuk di wilayah Kota Langsa. Salah satu faktor penghambat dalam upaya pencegahan adalah minimnya pemahaman penderita mengenai cara penularan penyakit. Edukasi yang efektif sangat diperlukan untuk menekan angka kasus di tengah masyarakat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian video edukasi terhadap tingkat pengetahuan penderita TB mengenai penularan penyakit di wilayah Kota Langsa. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain quasi-experiment melalui rancangan Pretest-Posttest. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 responden yang diambil dengan teknik total sampling. Intervensi dilakukan menggunakan media video edukasi berdurasi 3 menit 35 detik. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan pada penderita TB setelah diberikan intervensi. Sebelum intervensi, sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan pada kategori cukup dan kurang. Setelah pemberian edukasi melalui video, hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi p-value 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan pengetahuan yang nyata antara sebelum dan sesudah intervensi. Kesimpulan: Penggunaan media video edukasi efektif dalam meningkatkan pengetahuan penderita TB mengenai penularan penyakit di wilayah Kota Langsa. Disarankan bagi tenaga kesehatan untuk mengoptimalkan penggunaan media audiovisual dalam memberikan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat agar informasi lebih mudah dipahami
Hubungan Peran Perawat Sebagai Edukator Dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Penderita Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Langsa Timur Febriana Ulfa; Mailisna; Nurhayati Ningsih
Public Health Journal Vol. 1 No. 3 (2024): October–December, Global Public Health
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/62xd9246

Abstract

Kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan hipertensi merupakan determinan yang berpengaruh terhadap kendali tekanan darah pasien. Perawat sebagai petugas kesehatan memiliki peran sebagai edukator atau pendidik. Sebagai seorang pendidik, perawat membantu klien mengenal kesehatanya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan peran perawat sebagai edukator dengan kepatuhan minum obat pada penderita hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Langsa Timur.Desain penelitian ini menggunakan jenis analytic yang bersifat cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien hipertensi yang ada di Wilayah Kerja Puskesmas Langsa Timur sebanyak 491 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 83 responden yang dilakukan dengan teknik proportional stratified random sampling. Analisa data dilakukan dengan menggunakan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 83 responden sebagian besar mengatakan bahwa perawat berperan buruk sebagai edukator sebanyak 56 responden (67,5%). Sebagian besar responden menerapkan kepatuhan minum obat yang rendah sebanyak 51 responden (61,4%). Ada hubungan peran perawat sebagai edukator dengan kepatuhan minum obat penderita hipertensi dengan p-value 0,001 (p<0,05).Ada hubungan peran perawat sebagai edukator dengan kepatuhan minum obat pada penderita hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Langsa Timur.