Nurul Maulidya
Universitas Sains Cut Nyak Dhien Langsa, Provinsi Aceh

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Identifikasi Faktor Resiko Penyebab Kejadian Penyakit Skabies Di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Langsa Kota Syarifah Anggraini; Nurul Maulidya; Linda Jurwita
Teewan Journal Solutions Vol. 3 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Teewan Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/bdas7404

Abstract

Skabies adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi tungau Sarcoptes scabiei. Penyakit ini menular melalui kontak langsung dan tidak langsung dengan penderita yang ditandai dengan rasa gatal serta ruam. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor resiko yang mempengaruh penyebab terjadinya penyakit skabies pada anak-anak dan remaja yang tinggal di wilayah kerja UPTD Puskesmas Langsa Kota. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Sampel penelitian berjumlah 61 orang yang diambil menggunakan tehnik Purposive Sampling. Instrument penelitian berupa kuesioner tingkat pengetahuan, personal hygiene, dan sanitasi lingkungan, dengan menggunakan metode wawancara, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sebagian besar tingkat pengetahuan orang tua dan anak buruk yaitu 36 (59,0%) responden, pada personal hygiene baik yaitu 47 (77,0%) responden, dan sanitasi lingkungan buruk yaitu 34 (44,3%) responden. Kesimpulan dari penelitian ini diketahui pengetahuan dan sanitasi lingkungan merupakan faktor resiko penyebab kejadian penyakit skabies pada anak-anak dan remaja di wilayah kerja UPTD Puskesmas Langsa Kota. Disarankan kepada orang tua anak-anak di wilayah Langsa Kota agar meningkatkan pengetahuan terhadap pengobatan yang harus dilakukan serentak pada seluruh anggota keluarga untuk memutus rantai penularan tidak terulang kembali serta selalu menjaga kebersihan lingkungan dan rumah.
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Dengan Perilaku Pencegahan Gastritis Pada Siswa  di SMA Negeri 2 Tamiang Hulu Shintia Dara Kurnia; Linda Juwirta; Nurul Maulidya
Teewan Journal Solutions Vol. 3 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Teewan Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/4711h390

Abstract

Gastritis adalah suatu kondisi yang dapat muncul sebagai peradangan akut dan kronis atau pendarahan pada mukosa lambung, yang menyerang individu dari semua kelompok umur, termasuk anak-anak, remaja, dewasa. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan perilaku pencegahan gastritis pada siswa di SMA Negeri 2 Tamiang Hulu. Metode: Penelitian menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh siswa kelas XII sebanyak 131 orang, dengan sampel 57 responden yang diambil melalui random sampling. Instrumen berupa kuesioner yang telah teruji validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan uji Chi-Square (α=0,05). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berjenis kelamin perempuan (61,4%) dan seluruhnya berusia 18 tahun (100%). Sebagian besar siswa memiliki pengetahuan baik (96,5%), sikap baik (93,0%), dan perilaku pencegahan gastritis baik (86,0%). Uji statistik membuktikan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan dengan sikap pencegahan gastritis (p-value=0,001), serta adanya hubungan signifikan antara pengetahuan dengan perilaku pencegahan gastritis (p-value=0,004) dan antara sikap dengan perilaku pencegahan gastritis (p-value=0,000). Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan dan sikap dengan perilaku pencegahan gastritis. Sikap terbukti memiliki hubungan yang lebih kuat dibandingkan pengetahuan. Peneliti selanjutnya disarankan melakukan triangulasi data, seperti observasi perilaku atau wawancara mendalam, serta mengeksplorasi faktor penyebab masih adanya sikap kurang pada 1,8% responden.