Antonius Anny
Dinas Ketahanan Pangan, Kabupaten Sorong Selatan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Dinas Ketahanan Pangan Dalam Mendukung Penurunan Stunting Di Kabupaten Sorong Selatan Provinsi Papua Barat Daya Antonius Anny; Imran Ismail; Juharni Juharni
Paradigma Journal of Administration Vol. 4 No. 1 (2026): Paradigma Journal of Administration, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/pja.v4i1.8990

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Dinas Ketahanan Pangan dalam mendukung penurunan stunting di Kabupaten Sorong Selatan, Provinsi Papua Barat Daya, serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapi dalam mewujudkan ketahanan pangan di daerah tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Ketahanan Pangan berperan dalam meningkatkan aksesibilitas pangan, memperkuat distribusi pangan ke wilayah terpencil, mendorong pemanfaatan pangan lokal, mengembangkan diversifikasi pangan, serta meningkatkan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan edukasi gizi. Upaya tersebut mendukung penurunan stunting karena ketahanan pangan rumah tangga berhubungan erat dengan ketersediaan pangan bergizi, kemampuan masyarakat dalam memperoleh pangan, dan perubahan perilaku konsumsi. Namun, pelaksanaan program belum sepenuhnya optimal karena masih menghadapi hambatan berupa kondisi geografis yang sulit, infrastruktur yang belum memadai, pola produksi pangan yang masih tradisional, keterbatasan distribusi dan logistik, lemahnya koordinasi program, serta keterbatasan kapasitas organisasi dan sumber daya manusia. Penelitian ini menegaskan bahwa penurunan stunting di Kabupaten Sorong Selatan memerlukan penguatan konvergensi lintas sektor, perbaikan sistem distribusi pangan, peningkatan infrastruktur pangan, pemanfaatan pangan lokal, serta edukasi gizi berkelanjutan bagi masyarakat. This study aims to analyze the role of the Food Security Agency in supporting stunting reduction in South Sorong Regency, Southwest Papua Province, and to identify the barriers to achieving regional food security. This research employed a descriptive qualitative approach, with data collected through observation, interviews, and documentation. The findings indicate that the Food Security Agency plays a role in improving food accessibility, strengthening food distribution to remote areas, promoting the use of local food resources, developing food diversification, and enhancing human resource capacity through training and nutrition education. These efforts support stunting reduction because household food security is closely related to the availability of nutritious food, people’s ability to access food, and changes in consumption behavior. However, program implementation has not been fully optimal due to several barriers, including difficult geographical conditions, inadequate infrastructure, traditional food production patterns, limited distribution and logistics, weak program coordination, and limited organizational and human resource capacity. This study emphasizes that reducing stunting in South Sorong Regency requires stronger cross-sectoral convergence, improved food distribution systems, enhanced food infrastructure, the utilization of local food resources, and continuous nutrition education for the community.