Jane Kalehsya Putri
Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kendala Guru dalam Penerapan Kurikulum Merdeka di SMA Muhammadiyah 2 Palembang Dian Maulina; Anna Tri Lestari; Tiwi Ramadhani; Rania Cantika Yani; Jane Kalehsya Putri; Kgs Abdul Aziz
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.9008

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kendala yang dihadapi guru dalam penerapan Kurikulum Merdeka pada beragam mata pelajaran di SMA Muhammadiyah 2 Palembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara terhadap guru pada beberapa mata pelajaran, yaitu Bahasa Indonesia, PJOK, Biologi, Geografi, dan Pendidikan Agama Islam (PAI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala yang dihadapi guru dalam penerapan Kurikulum Merdeka meliputi tiga aspek utama. Pertama, kendala dalam pemahaman konsep Kurikulum Merdeka, di mana guru masih berada pada tahap penyesuaian dan belum sepenuhnya memahami alur pembelajaran serta penerapannya. Kedua, kendala dalam penyusunan dan perencanaan pembelajaran, terutama dalam menyesuaikan pembelajaran dengan karakteristik siswa serta menciptakan pembelajaran yang menarik dan efektif. Ketiga, kendala sarana dan prasarana pembelajaran, seperti keterbatasan fasilitas, alat pembelajaran, serta faktor lingkungan yang memengaruhi proses pembelajaran. Ketiga kendala tersebut menunjukkan bahwa penerapan Kurikulum Merdeka belum berjalan secara optimal karena adanya keterkaitan antara aspek pemahaman guru, perencanaan pembelajaran, dan ketersediaan sarana dan prasarana. Rendahnya pemahaman guru berdampak pada kesulitan dalam menyusun pembelajaran yang sesuai, sementara keterbatasan fasilitas turut menghambat pelaksanaan pembelajaran di kelas. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan berkelanjutan serta dukungan sarana dan prasarana yang memadai agar penerapan Kurikulum Merdeka dapat berlangsung secara lebih efektif.