Saipul Rasid
Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemanfaatan Buah Lontar di Kalimantan Sebagai Inovasi Pembuatan Produk Koloid Selai Buah Norhidayah; Saipul Rasid; Khairiatul Muna; Helda Rahmawati
Al Kawnu : Science and Local Wisdom Journal Vol. 5 No. 2 (2026): April
Publisher : Tadris Biologi, Tadris Fisika, and Tadris Kimia, Universitas Islam Negeri Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/ak.v5i2.15842

Abstract

ABSTRACT This study aims to examine the process and types of colloidal systems in the production of lontar fruit jam as a local food innovation. The utilization of lontar fruit is expected to increase the economic added value of coastal communities in Kalimantan through the development of sustainable colloidal products based on local natural resources. The method used in this study was an experimental method with a settling test, which was carried out at the Chemistry Laboratory of UIN Antasari Banjarmasin. The results showed that sample B produced the best quality jam. Lontar fruit jam is a type of solid emulsion colloid (gel), with lontar fruit as the solid dispersed substance and sugar and water as the liquid dispersion medium. The colloid in lontar fruit jam is produced using mechanical dispersion, which involves grinding the solid/large particles of lontar fruit with water to form small particles of lontar fruit. The use of lontar fruit as a raw material for jam not only produces a healthy and natural food product, but also represents an innovation in the development of local products derived from Indonesia's natural resources.   Penelitian ini bertujuan mengkaji proses dan jenis sistem koloid pada pembuatan selai buah lontar sebagai inovasi pangan lokal. Pemanfaatan buah lontar diharapkan meningkatkan nilai tambah ekonomi masyarakat pesisir Kalimantan melalui pengembangan produk koloid berbasis sumber daya alam daerah yang berkelanjutan. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu metode eksperimen dengan uji penjedalan, yang dilaksanakan di Laboratorium Kimia UIN Antasari Banjarmasin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sampel B yang menghasilkan kualitas selai terbaik. Selai buah lontar merupakan jenis koloid emulsi padat (gel), dengan zat terdispersi padat yaitu buah lontar dan medium dispersi cair yaitu gula dan air. Pembuatan koloid pada selai buah lontar menggunakan cara dispersi mekanik yaitu dengan menghaluskan partikel-partikel padat/besar dari buah lontar dengan proses penggilingan dicampur dengan air sehingga membentuk partikel-partikel kecil dari buah lontar. Penggunaan buah lontar sebagai bahan baku selai tidak hanya menghasilkan produk makanan yang sehat dan alami, tetapi juga dapat menjadi inovasi dalam pengembangan produk lokal yang berasal dari kekayaan alam Indonesia.