Ayu Mukti Sari
Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SOSIOLOGI LEMBAGA PENDIDIKAN MADRASAH TSANAWIYAH: ANALISIS TENTANG PENDIDIKAN INKLUSIF DAN PERAN SEKOLAH DALAM MENGINTEGRASIKAN SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS SECARA SOSIAL DI MTS AL-HIDAYAH KARANGSUCI Ayu Mukti Sari; Muh. Hanif
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 3 No. 4 (2026): Agustus
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v3i4.11007

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi pendidikan inklusif dan peran MTs Al-Hidayah Karangsuci dalam mengintegrasikan siswa berkebutuhan khusus (ABK) secara sosial. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi yang melibatkan guru Pendidikan Agama Islam (PAI), Guru Pendamping Khusus (GPK), siswa ABK dengan klasifikasi slow learner, disabilitas fisik, dan disleksia, serta siswa reguler. Hasil penelitian menunjukkan bahwa madrasah telah menyelenggarakan pendidikan inklusif dengan cukup baik melalui strategi pembelajaran adaptif, modifikasi kurikulum secara kondisional, penanaman nilai-nilai Islam sebagai landasan sikap inklusif, serta berkembangnya peran dukungan teman sebaya di kalangan siswa reguler. Guru PAI menerapkan penyederhanaan penyampaian materi tanpa mengurangi substansi kurikulum dan membangun kepercayaan diri ABK melalui pelibatan aktif dalam kegiatan ibadah kelas. Analisis melalui perspektif modal sosial menunjukkan bahwa kepercayaan, norma bersama, dan jaringan interaksi yang terbentuk di madrasah menjadi fondasi penting bagi berlangsungnya integrasi sosial ABK yang bermakna. Namun demikian, sejumlah tantangan masih ditemukan: ABK mengalami perundungan, belum ada dokumentasi perkembangan individual yang sistematis, keterbatasan fasilitas dan aksesibilitas, serta latar belakang GPK yang belum berlatar pendidikan luar biasa. Penelitian ini merekomendasikan penguatan sistem pendampingan GPK, pengembangan program peer support yang terstruktur, peningkatan aksesibilitas fisik dan pembelajaran, serta keberlangsungan program edukasi inklusif yang melibatkan seluruh komponen warga madrasah.