Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan program Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya di SMA Muhammadiyah 2 Palembang. Program PHBS merupakan salah satu upaya sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat melalui pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat bagi seluruh warga sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, guru, serta pihak terkait dalam pelaksanaan program PHBS. Teknik analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program PHBS di SMA Muhammadiyah 2 Palembang telah berjalan melalui fungsi manajemen, yaitu koordinasi, motivasi, pengarahan, dan komunikasi. Koordinasi dilakukan melalui kerja sama antara kepala sekolah, guru, dan petugas UKS dalam penyediaan fasilitas serta pengaturan kegiatan kebersihan. Motivasi diberikan melalui keteladanan guru, pembiasaan perilaku sehat, dan pemberian arahan kepada siswa. Pengarahan dilakukan melalui penyampaian aturan dan pembinaan terkait kebersihan lingkungan sekolah, sedangkan komunikasi dilakukan melalui sosialisasi dan penyampaian informasi mengenai pentingnya PHBS. Faktor pendukung pelaksanaan program meliputi dukungan pihak sekolah, ketersediaan sarana dan prasarana, serta kerja sama warga sekolah. Adapun faktor penghambatnya yaitu masih kurangnya kesadaran sebagian siswa dalam menjaga kebersihan, keterlibatan guru yang belum merata, serta koordinasi yang belum optimal. Dengan demikian, diperlukan peningkatan kerja sama, pengawasan, dan pembiasaan secara berkelanjutan agar pelaksanaan program PHBS dapat berjalan lebih efektif dan mampu menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan nyaman.