Baskoro Adhi Kusuma
Politeknik Transportasi Darat Indonesia-STTD

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi Kebutuhan Fasilitas Halte dan Penentuan Titik Henti Penumpang di Kota Lubuk Linggau Baskoro Adhi Kusuma; Riska Dina Meranda; Yayu Orpayani Grestia; R. Caesario Boing
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.10686

Abstract

Halte angkutan umum merupakan salah satu komponen penting dalam mendukung kualitas pelayanan transportasi perkotaan. Keberadaan halte yang sesuai standar teknis dapat meningkatkan kenyamanan, keselamatan, dan aksesibilitas penumpang serta mendukung ketertiban lalu lintas. Kota Lubuk Linggau saat ini memiliki beberapa fasilitas halte angkutan perkotaan, namun sebagian besar belum memenuhi standar teknis dan belum berada pada lokasi yang sesuai dengan pola pergerakan penumpang. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi fasilitas halte eksisting, mengidentifikasi kebutuhan halte, menentukan lokasi ideal titik henti penumpang, serta memberikan usulan desain halte yang sesuai. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data primer berupa survei inventarisasi halte dan survei dinamis (on bus survey), serta data sekunder yang diperoleh dari instansi terkait. Analisis dilakukan berdasarkan Pedoman Teknis Perekayasaan Tempat Pemberhentian Kendaraan Penumpang Umum Direktorat Jenderal Perhubungan Darat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar halte belum memiliki fasilitas utama sesuai standar, seperti papan informasi trayek, rambu petunjuk, lampu penerangan, dan tempat sampah. Berdasarkan analisis distribusi frekuensi menggunakan persentil 85 diperoleh jumlah minimum penumpang sebesar 8 penumpang sebagai dasar kebutuhan halte. Terdapat tiga segmen jalan yang membutuhkan pembangunan halte baru. Berdasarkan analisis tata guna lahan dan standar jarak antar halte, diperlukan penambahan 7 halte dan 37 titik pemberhentian penumpang. Desain halte yang direkomendasikan memiliki dimensi 4 m × 2 m × 2,5 m dan dilengkapi fasilitas sesuai standar teknis.