Perkembangan media sosial telah mengubah pola komunikasi organisasi, termasuk organisasi kemahasiswaan yang memanfaatkan Instagram sebagai media penyebaran informasi, promosi kegiatan, dan pembentukan citra organisasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penggunaan Instagram terhadap efektivitas komunikasi, partisipasi anggota, dan citra organisasi kemahasiswaan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi pada UKM Musik Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, BEM Farmasi Universitas Surabaya, dan Himpunan Mahasiswa Mesin UPN Veteran Jawa Timur. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Instagram berperan sebagai media komunikasi utama dalam organisasi kemahasiswaan. Pemanfaatannya mampu mempercepat penyebaran informasi, meningkatkan partisipasi mahasiswa dalam berbagai kegiatan, memperkuat citra organisasi, serta mendukung kerja sama dengan sponsor melalui peningkatan jangkauan dan interaksi media sosial. Di sisi lain, organisasi masih menghadapi tantangan berupa tuntutan konsistensi pengelolaan konten, risiko misinformasi, dan perlunya pengelolaan media sosial yang lebih profesional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas penggunaan Instagram tidak hanya dipengaruhi oleh jumlah pengikut, tetapi juga oleh kualitas konten, tingkat interaksi, dan strategi komunikasi digital yang diterapkan organisasi.