Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

NILAI AKSIOLOGIS DALAM USLŪBIYYAH SURAH AL-‘ADIYĀT: Analisis Terhadap Nilai Estetika, Edukatif, Persuasif Dan Spiritual Abdul Rahmat Fauzi; Taufiq Sutya Rahman; Rizzaldy Satria Wiwaha
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 3 No. 4 (2026): Agustus
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v3i4.11717

Abstract

Abstrak. Kajian stilistika Al-Qur’an selama ini lebih banyak berfokus pada identifikasi bentuk kebahasaan, sedangkan nilai dan tujuan penggunaan gaya bahasa masih relatif kurang dikaji. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi bentuk-bentuk uslūbiyyah dalam Surah Al-‘Adiyāt serta menganalisis nilai-nilai aksiologis yang terkandung di dalamnya. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui integrasi stilistika dan aksiologi. Data bersumber dari teks Surah Al-‘Adiyāt dan didukung oleh berbagai literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa surah ini memuat gaya bahasa pada aspek fonologis, morfo-sintaksis, semantik, dan retoris, seperti qasam, taukīd, iltifāt, dan tashwīr. Bentuk-bentuk tersebut tidak hanya memperkuat makna, tetapi juga membangun efek emosional dan kognitif bagi pembaca. Penelitian ini menyimpulkan bahwa gaya bahasa dalam Surah Al-‘Adiyāt memiliki fungsi komunikatif yang merepresentasikan nilai estetika, edukatif, persuasif, dan spiritual secara terpadu.
ANALISIS KESALAHAN PENGUCAPAN HURUF HIJAIYYAH PADA SANTRI TINGKAT DASAR: Study Kasus Terhadap Program Tahsin Al-Quran di Pesantren Al-Husna Putra Purwakarta Abdul Rahmat Fauzi; Lina Marlina
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 4 No 4 (2026): Agustus
Publisher : Kampus Akademik Publiser

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jipm.v4i4.2727

Abstract

Pengucapan huruf hijaiyyah secara benar merupakan dasar utama dalam membaca Al-Qur’an sesuai dengan kaidah tajwid. Namun, pada tingkat pemula masih banyak santri yang mengalami kesalahan pengucapan huruf hijaiyyah, baik yang berkaitan dengan makhraj, sifat huruf, maupun faktor lain yang memengaruhi kualitas bacaan. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya evaluasi terhadap pelaksanaan program tahsin sebagai upaya meningkatkan ketepatan bacaan Al-Qur’an. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan program tahsin Al-Qur’an serta menganalisis berbagai bentuk kesalahan pengucapan huruf hijaiyyah yang ditemukan pada santri mubtadi di Pesantren Alhusna Putra Al-Hikamussalafiyyah Cipulus Purwakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap pembimbing tahsin serta santri mubtadi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program tahsin dilaksanakan melalui tiga tahapan pembelajaran, yaitu sorogan sebagai penyampaian materi dasar, murottal sebagai tahap latihan membaca, dan talaqqi sebagai proses evaluasi melalui koreksi langsung oleh pembimbing. Selain itu, ditemukan sepuluh pola kesalahan pengucapan huruf hijaiyyah yang meliputi kesalahan membedakan huruf yang memiliki kemiripan visual, makhraj yang berdekatan, tafkhim dan tarqiq, huruf halaqiyah, huruf berkarakteristik khusus, sifat huruf, panjang pendek bacaan, interferensi bahasa pertama, keterbatasan kontrol pernapasan, serta faktor psikologis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kesalahan pengucapan huruf hijaiyyah dipengaruhi oleh faktor linguistik dan nonlinguistik sehingga pembelajaran tahsin memerlukan latihan yang sistematis, koreksi berkelanjutan, dan pendampingan yang intensif