Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perancangan UI/UX Sistem Pengajuan Surat Pada Dinas Kesehatan Muara Enim Menggunakan Pendekatan User Centered Design (UCD) Gusmelia Testiana; Dzurriya Karimah
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.11013

Abstract

Proses pengajuan surat di Dinas Kesehatan Kabupaten Muara Enim masih dilakukan secara manual, yaitu pegawai puskesmas harus datang langsung ke kantor dinas atau menghubungi bagian kepegawaian melalui aplikasi perpesanan seperti WhatsApp. Sistem konvensional ini menimbulkan berbagai kendala, seperti keterlambatan proses, risiko kehilangan dokumen, kesalahan penginputan data, serta ketidakmampuan memantau status surat secara real-time. Penelitian ini bertujuan merancang antarmuka sistem pengajuan surat berbasis digital dengan menggunakan pendekatan User Centered Design (UCD) yang berfokus pada kebutuhan dan kenyamanan pengguna. Metode UCD diterapkan melalui empat tahapan, yaitu: specify the context of use, specify user and organizational requirements, produce design solution, dan evaluate design against user requirements. Perancangan dilakukan menggunakan tools Figma dengan membagi peran pengguna menjadi dua, yaitu pegawai (pengaju surat) dan petugas kepegawaian (pengelola). Hasil perancangan berupa prototipe sistem yang mencakup fitur login, dashboard, form pengajuan surat digital, unggah dokumen, pelacakan status surat, verifikasi oleh pengelola, serta riwayat surat yang telah diproses. Sistem yang dirancang diharapkan dapat mempercepat proses pengajuan surat, meningkatkan transparansi, dan meminimalisir kesalahan administrasi di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Muara Enim.
Validasi Data Sektoral Mendukung Interoperabilitas Portal Satu Data Indonesia pada RSKM Provinsi Sumatera Selatan Muhammad Arifin; Gusmelia Testiana
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.12079

Abstract

Tata kelola pemerintahan modern menuntut ketersediaan data sektoral yang valid guna mendukung kebijakan berbasis bukti, namun fragmentasi data (data silos) akibat ketiadaan integrasi otomatis (bridging API) antara SIMRS internal Rumah Sakit Khusus Mata (RSKM) Provinsi Sumatera Selatan dengan Dashboard Satu Data Indonesia tingkat provinsi masih memicu inefisiensi entri data ganda serta risiko disparitas informasi publik. Penelitian ini bertujuan menerapkan strategi validasi manual bertingkat untuk memastikan akurasi digitalisasi data sektoral kesehatan serta membangun media diseminasi informasi pelayanan yang modular. Metode penelitian menggunakan model project-based learning dengan pendekatan penjaminan mutu data bertingkat (human-in-the-loop) melalui pencocokan silang data fisik rawat inap, portal SIRS Online Kementerian Kesehatan, dan Dashboard Satu Data Sumsel. Pendekatan ini didukung dengan pemeliharaan fisik jaringan lokal serta pengembangan sistem informasi website profil rumah sakit menggunakan arsitektur Next.js dan Tailwind CSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme verifikasi bertingkat berhasil mengeksekusi digitalisasi data indikator Bed Occupancy Rate (BOR) sebesar 18% dan Average Length of Stay (AVLOS) sebesar 2 hari pada tahun 2024 dengan tingkat keandalan dan validitas data mencapai 100%. Meskipun membutuhkan waktu operasional lebih lama akibat proses manual, langkah ini terbukti efektif memitigasi risiko galat garbage-in garbage-out. Pemeliharaan infrastruktur jaringan lokal sukses menurunkan latensi pengiriman data, sementara aplikasi website profil modular berhasil di deploy sebagai wadah hilir diseminasi keterbukaan informasi yang scalable bagi masyarakat luas.