Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Validasi Data Sektoral Mendukung Interoperabilitas Portal Satu Data Indonesia pada RSKM Provinsi Sumatera Selatan Muhammad Arifin; Gusmelia Testiana
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.12079

Abstract

Tata kelola pemerintahan modern menuntut ketersediaan data sektoral yang valid guna mendukung kebijakan berbasis bukti, namun fragmentasi data (data silos) akibat ketiadaan integrasi otomatis (bridging API) antara SIMRS internal Rumah Sakit Khusus Mata (RSKM) Provinsi Sumatera Selatan dengan Dashboard Satu Data Indonesia tingkat provinsi masih memicu inefisiensi entri data ganda serta risiko disparitas informasi publik. Penelitian ini bertujuan menerapkan strategi validasi manual bertingkat untuk memastikan akurasi digitalisasi data sektoral kesehatan serta membangun media diseminasi informasi pelayanan yang modular. Metode penelitian menggunakan model project-based learning dengan pendekatan penjaminan mutu data bertingkat (human-in-the-loop) melalui pencocokan silang data fisik rawat inap, portal SIRS Online Kementerian Kesehatan, dan Dashboard Satu Data Sumsel. Pendekatan ini didukung dengan pemeliharaan fisik jaringan lokal serta pengembangan sistem informasi website profil rumah sakit menggunakan arsitektur Next.js dan Tailwind CSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme verifikasi bertingkat berhasil mengeksekusi digitalisasi data indikator Bed Occupancy Rate (BOR) sebesar 18% dan Average Length of Stay (AVLOS) sebesar 2 hari pada tahun 2024 dengan tingkat keandalan dan validitas data mencapai 100%. Meskipun membutuhkan waktu operasional lebih lama akibat proses manual, langkah ini terbukti efektif memitigasi risiko galat garbage-in garbage-out. Pemeliharaan infrastruktur jaringan lokal sukses menurunkan latensi pengiriman data, sementara aplikasi website profil modular berhasil di deploy sebagai wadah hilir diseminasi keterbukaan informasi yang scalable bagi masyarakat luas.