Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Tekanan Konsumsi Digital, Pengaruh Influencer Keuangan di Media Sosial, dan Literasi Keuangan Digital terhadap Ketahanan Keuangan Generasi Z melalui Perilaku Pengendalian Konsumsi sebagai Variabel Mediasi Maria Yovita R. Pandin; Prayoga Ersya Kalimasadha; Marcell Diandra Zige
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11360

Abstract

Dalam era digital yang cepat berubah, Generasi Z menghadapi tekanan konsumsi digital yang tinggi akibat paparan iklan daring tanpa henti dan kemudahan akses platform. Penelitian ini bertujuan menyelidiki pengaruh tekanan konsumsi digital, influencer keuangan di media sosial, dan kemahiran fintech terhadap ketahanan finansial Generasi Z, dengan perilaku pengendalian konsumsi sebagai variabel mediasi. Generasi Z dinilai lebih rentan terhadap godaan konsumsi karena informasi komersial terus-menerus dan pengaruh influencer keuangan yang dapat berdampak positif atau negatif pada keputusan keuangan mereka. Studi kuantitatif ini mengumpulkan data melalui kuesioner terstruktur dari responden Generasi Z yang dipilih secara purposif. Analisis jalur digunakan untuk mengestimasi hubungan langsung dan tidak langsung antarvariabel, termasuk efek mediasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa literasi keuangan digital memberikan dampak positif signifikan terhadap ketahanan keuangan, sementara tekanan konsumsi digital berdampak negatif. Pengaruh influencer keuangan juga signifikan, namun sifatnya bergantung pada kredibilitas dan kualitas informasi yang disampaikan; influencer kredibel memperkuat literasi, sedangkan yang tidak kredibel memicu konsumsi berlebihan. Perilaku pengendalian konsumsi terbukti sebagai mediator efektif: ia memperkuat efek positif literasi keuangan digital terhadap ketahanan finansial, dan meredam dampak buruk tekanan konsumsi digital. Uji signifikansi mediasi mengonfirmasi peran tersebut signifikan secara statistik. Oleh karena itu, peningkatan literasi keuangan digital dan kemampuan mengendalikan konsumsi menjadi faktor kunci untuk memperkuat ketahanan finansial Generasi Z di tengah arus digitalisasi yang semakin masif dan kompleks. Program edukasi keuangan dan pelatihan pengendalian diri sangat diperlukan guna membekali mereka menghadapi tantangan ekosistem keuangan modern secara berkelanjutan.
Pengaruh Carbon Disclosure, Green Innovation, dan Environmental Cost terhadap Kinerja Keberlanjutan Perusahaan: Peran Environmental Performance dan Green Competitive Advantage pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Maria Yovita R. Pandin; Muhammad Fatwa Hudi Salim; Erlyana Rizkya Zalfa; Cindy Eka Puspitasari; Prayoga Ersya Kalimasadha; Dicko Sebastian Soekardjo; Marsha Via Anantasya
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11242

Abstract

Perkembangan praktik bisnis berkelanjutan mendorong perusahaan untuk memperhatikan aspek ekonomi, lingkungan, dan sosial secara seimbang. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh carbon disclosure, green innovation, dan environmental cost terhadap sustainability performance dengan mempertimbangkan peran environmental performance dan green competitive advantage sebagai variabel mediasi pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode explanatory research. Data diperoleh melalui dokumentasi laporan tahunan dan laporan keberlanjutan perusahaan. Sampel ditentukan menggunakan purposive sampling, sehingga diperoleh 10 perusahaan dengan total 50 data observasi. Analisis dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) berbantuan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa carbon disclosure berpengaruh positif dan signifikan terhadap environmental performance, green innovation berpengaruh positif dan signifikan terhadap green competitive advantage, serta environmental performance berpengaruh positif dan signifikan terhadap sustainability performance. Selain itu, environmental performance terbukti memediasi pengaruh carbon disclosure terhadap sustainability performance. Sebaliknya, pengaruh langsung carbon disclosure terhadap green competitive advantage, green innovation terhadap environmental performance dan sustainability performance, environmental cost terhadap environmental performance maupun green competitive advantage, serta green competitive advantage terhadap sustainability performance tidak signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kinerja keberlanjutan lebih efektif dicapai melalui penguatan kinerja lingkungan yang didukung transparansi pengungkapan karbon dibandingkan hanya melalui inovasi hijau atau pengeluaran biaya lingkungan. Penelitian ini memperkaya pengembangan teori RBV dan NRBV serta memberikan masukan bagi perusahaan dalam merumuskan strategi keberlanjutan