Aliefia Salsabila Puteri Rintani
Universitas Darussalam Gontor

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Identity Crisis In The Modern Era: A Qur’anic Perspective Based On Ibn Qayyim Al-Jauziyyah’s Tafsir Elit Ave Hidayatullah; Aliefia Salsabila Puteri Rintani; Nayl Syakil Bilqist
Al-Bayan: Jurnal Ilmu al-Qur'an dan Hadist Vol 9 No 1 (2026): Januari
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Wali Songo Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35132/albayan.v9i1.1787

Abstract

Identity crisis has become a significant challenge for adolescents in the modern era, particularly due to social pressures, digital culture, and globalization, which lead to confusion in self-concept and lower self-esteem. This paper positions itself within the Islamic perspective of tazkiyatun nafs according to Ibn Qayyim al-Jauziyyah, aiming to analyze how spiritual purification can address identity crises among contemporary youth. Using a literature review methodology, this study examines classical tafsir, Islamic spiritual texts, and modern psychological research related to adolescent identity formation. The discussion highlights the three stages of tazkiyatun nafs: takhalli, the purification of the soul from negative traits and harmful influences, tahalli, the cultivation of virtuous character and spiritual awareness, and tajalli, the manifestation of divine values in personal and social life. Findings indicate that integrating these stages enables adolescents to develop authentic, dignified identities, fostering both psychological and spiritual well-being. The study demonstrates that Islamic spiritual practices offer a holistic approach to navigating identity challenges in the digital and globalized era.
Penanaman Tauhid Sejak Dini: Model Edukasi Kreatif melalui Tadabbur Alam bagi Anak TPA Al-Husna, Mantingan-Ngawi-Jawa Timur : Pengabdian Syifa Auliya Hanifah; Asif Trisnani; Alda Rizmardini; Annisa Syifa Mulya; Era Fazira Siregar; Aliefia Salsabila Puteri Rintani
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5296

Abstract

Program kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai tauhid sejak dini melalui penerapan model edukasi kreatif berbasis tadabbur alam pada anak-anak TPA Al-Husna, Mantingan, Ngawi, Jawa Timur. Kegiatan ini merespons kurangnya kegiatan edukasi yang kreatif dalam proses pembelajaran, karena hanya berfokus kepada baca-tulis dan hafalan Al-Qu’ran, sehingga pemahaman tauhid anak cenderung bersifat abstrak dan kurang kontekstual. Menggunakan metode edukatif-partisipatif dengan desain deskriptif-reflektif, kegiatan ini dilakukan selama enam minggu yang melibatkan 50 anak sebagai peserta. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman nilai-nilai tauhid yang signifikan. Pada tahap pre-test hanya 44% anak yang memiliki pemahaman baik, setelah pelaksanaan pembelajaran tadabbur alam, persentase meningkat menjadi 92% pada tahap post-test. Penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran tauhid yang mengintegrasikan pengalaman langsung dengan alam mampu meningkatkan pemahaman konseptual dan reflektif anak terhadap nilai-nilai ketauhidan, termasuk pemaknaan terhadap ayat-ayat kauniyah. Simpulan penelitian menegaskan bahwa pembelajaran keagamaan pada anak berbasis tadabbur alam efektif dan relevan untuk diterapkan pada lembaga pendidikan nonformal.