XYZ Merupakan Perusahaan yang bergerak di bidang Egineering, Procurement, And Construction (EPC) yang memproduksi berbagai alat industri seperti tangki LPG, dimana dalam proses produksinya khususnya pada pengerjaan material plat pembuatan tangki sering terjadi keterlambatan yang dapat mempengaruhi durasi penyelesaian proyek secara keseluruhan; Oleh karena itu peneliti ini bertujuan untuk mengetahui durasi pengerjaan material plat serta menganalisis upaya percepatan waktu pengerjaan material plat serta menganalisis Upaya percepatan waktu proyek menggunakan data berupa urutan aktivitas, durasi, serta hubungan ketergantungan antar aktivitas yang diolah menggunakan software POM-QM dan Microsoft project untuk menentukan jalur kritis dan simulasi percepatan, dimana hasil penelitian menunjukan bahwa durasi normal proyek pembuatan badan tangki dan tutup (shell & head) adalah 25 hari dengan beberapa aktivitas berada jalur kritis yang tidak memiliki kelonggaran waktu, dan setelah dilakukan percepatan dengan penambahan jam kerja lembur selama 3 jam per hari pada aktivitas kritis, durasi proyek dapat dipersingkat menjadi 20 hari dengan konsekuensi adanya penambahan biaya, sehingga metode CPM dan crash Program dapat digunakan sebagaai Solusi untuk mengoptimalkan waktu penyelesaian proyek. Kata kunci: Critical Path Method (CPM), Crash Program, percepatan Proyek, Tangki LPG XYZ is a company engaged in Engineering, Procurement, and Costruction (EPC) That produces industrial equipment, including LPG storage tanks, where delays often occur in the plate material fabrication process (Shell & Head), affecting overall project completion time; yherefore, this study aims to determine the duration of plate material processing and analyzze time acceleration strategies using the Critical Path Method (CPM) and Crash Program, based on data of activy sequences, durations and dependencies processed using POM-QM and Microsoft Project to identify the critical path and simulate acceleration, with result showing that the normal project duration is 25 days with critical activites having zero slack, and through the application of a crash program by adding 3 hours of overtime per day on critical activities, the project duration can be reduced 20 days with an increase in cost due to overtie, indicating that CPM and crash program are effective in identifying crital activities an optimizing project completion time. Keywords: Critical Path Method (CPM), Crash Program, Project Accceleration, Project scheduling, LPG Tank.