Angka Kematian Ibu (AKI) di seluruh dunia menurut World Health Organization (WHO) tahun 2020 menjadi 295.000 kematian dengan penyebab kematian ibu adalah tekanan darah tinggi selama kehamilan (pre-eklampsiaa dan eklampsia), pendarahan, infeksi postpartum, dan aborsi yang tidak aman (WHO, 2021). Secara nasional Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia telah menurun 189 kematian per 100.000 Kelahiran Hidup (Sensus Penduduk, 2020). Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Penelitian ini telah dilaksanakan di Puskesmas Ulee Kareng Kota Banda Aceh pada tanggal 21 sampai dengan 27 Mei Tahun 2025. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Ibu Pasangan Usia Subur yang mengunjungi Ruang KIA yang berada di Puskesmas Ulee Kareng Kota Banda Aceh pada bulan Maret tahun 2025 berjumlah 157 orang dan sampel dalam penelitian ini menggunakan accidental sampling yaitu teknik accidental sampling adalah teknik penentuan sampel berdasarkan kebetulan, yaitu siapa saja pasien yang secara kebetulan bertemu dengan peneliti dapat digunakan sebagai sampel, bila dipandang orang yang kebetulan ditemui itu cocok sebagai sumber data dan yang mengunjungi Ruang KIA pada pasien yang berada di Puskesmas Ulee Kareng Kota Banda Aceh pada bulan Mei tahun 2025 sebanyak 35 orang. Instrumen penelitian menggunakan lembar kuesioner. Kemudian pengolahan data dilakukan dengan menggunakan uji statistik chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa didapatkan nilai p value 0,003 sehingga Ada Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan pemilihan metode kontrasepsi di Puskesmas Ulee Kareng Kota Banda Aceh Tahun 2025. Selanjutnya didapatkan nilai p value 0,353 sehingga Tidak ada hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan pemilihan metode kontrasepsi di Puskesmas Ulee Kareng Kota Banda Aceh Tahun 2025.